17 Tahun Tidak Diperbaiki Gedung Sekolah Dasar Compang Ngeles Roboh

 

Manggarai Timur, suaraindonesia1.id – Infrastruktur pendidikan yang tidak layak masih ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia salah satunya gedung SDI Compang Ngeles Desa Rana Gapang Kecamatan Elar Kab Manggarai Timur Prov Nusa Tenggara Timur yang rusak parah.

Video singkat yang diterima tim Suaraindonesia1.id pada sabtu 21 mei 2022 memperlihatkan kondisi gedung yang sangat memprihatinkan itu serta Sebagian besar kondisi gedungnya rusak serta lantai yang terkelupas.gedung

Seperti masih banyaknya sekolah-sekolah di Indonesia yang jauh dari kata ‘layak pakai’ alias kondisinya masih memprihatinkan.

Baca: Tak Percaya DPR, Presidium ASELI Salurkan Aspirasi ke Ketua DPD RI

Indonesia yang kata orang-orang sebagai negara kaya raya, nyatanya masih tak mampu mencukupi kebutuhan pendidikan yang baik bagi masyarakatnya. Potret gedung sekolah di Desa Rana Gapang SDI Compang Ngeles , menjadi saksi masih buruknya kualitas pendidikan di Indonesia terutama di Kab ManggaraiTimur Prov Nusa Tenggara Timur.

Meski semangat belajar sangat menggebu-gebu, apa daya siswa sekolah dasar compang ngeles terpaksa belajar di ruang kelas layaknya kandang ayam. Salah satu sumber yang enggan namanya dimediakan kepada media ini mangakui kalau gedung tersebut dibiarkan apa adanya lantaran instansi terkait tak memiliki cukup dana untuk membangun gedung sekolah permanen.

Orangtua mendukung anak mereka untuk tetap bersekolah, meskipun lokasinya jauh dengan gedung tidak layak yang masih juga disebut kelas,” ujarnya

Sekolah sejatinya memang diperlukan agar bangsa ini semakin cerdas dan tidak terbelakang. Kemerdekaan yang dirasakan oleh segenap rakyat Indonesia, nyatanya masih belum mampu ‘memerdekakan’ sekolah-sekolah yang butuh pertolongan di pelosok negeri ini. Yang lebih mengherankan, kemana para pejabat dan pemerintahnya ? Di mana rasa tanggung jawab Indonesia yang katanya negeri makmur dan kaya raya ?gedung

Di sisi lain, pemerintah pusat telah mengeluarkan triliunan rupiah untuk biaya perbaikan dan pembangunan ruang kelas.

Dikutip dari Direktorat Sekolah Dasar,Direktorat jendral PAUD, Dikdas dan Dikmen Kementrian Pendidikan , Kebudayaan,Riset dan Teknologi ( ditpsd.kemndikbud.go.id ) anggaran untuk jenjang SD ada sekitar Rp 6,4 triliun dari total anggaran Rp 17,7 triliun.

Fathurrahman menyampaikan paling besar adalah jenjang SD. “Karena memang jumlah satuan pendidikan SD sangat banyak,” imbuhnya.

Sementara itu terkait dengan kebijakan pelaksanaan jangka tahun 2022 atau biasa disebut revitalisasi, untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SKB, SMA, SLB dan SMK dengan 2 macam rincian menu. Pertama adalah rehab sarana dan prasarana, dan yang kedua adalah penyediaan sarana Pendidikan.

Tetapi mengapa ruang kelas SD di Indonesia banyak yang rusak bahkan roboh padahal anggaran yang dikucurkan triliunan rupiah?

Sdi compang ngeles menjadi potret dari buruknya kualitas infrastrukur gedung sekolah di Kab Manggarai Timur Prov Nusa Tenggara Timur. Dibangun sejak tahun 2005 silam gedung sekolah tersebut tidak mendapat perhatian dari pemda manggarai timur dalam hal dinas PPO Matim.

Kondisi semakin parah karena bangunan sekolah tersebut dihantam hujan deras disertai angin puting beliung hingga pada akhirnya tepat pada tanggal 11 April 2022 gedung sekolah pun roboh.

Enjhy sala satu pemuda rana gapang bercerita,kalau ia pernah meminta kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk melakukan perbaikan sekolah ,Namun hasilnya nihil.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dalam hal ini dinas PPO melalui kepala Dinasnya Basilius Teto , kata Enjhy, selalu menjawab permohonan dengan “tunggu saja dengan sabar, tahun 2023 SDI Compang Ngeles akan dibangun 3 ruangan kelas, untuk sementara komite yang membangun “.

Padahal, menurut Enjhy, hari demi hari, murid harus berjuang belajar dengan kondisi yang memprihatinkan tersebut.

Terpisah wakil kepala sekolah Dominikus Nderas menjelaskan ada empat (4) ruang gedung dibangun tahun 2005 melalui bantuan dari Pemda Manggarai. Waktu itu, Matim belum mekar atau masih kabupaten Manggarai. Gedung tersebut di bangun saat Bapak Antonius Latong menjabat sebagai Kepala sekolah.

Kami hanya bisa berharap dan terus berharap , entah sampai kapan.ttpnya

Penulis : carles marsoni

Must Read

Related News

Mairizal, SH. Resmi Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Lubuk Kilangan

  Padang, Suaraindonesia1 - Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang Provinsi Sumbar Mairizal, SH secara resmi dilantik oleh Majelis Pimpinan Cabang (MPC)...

Resmikan Gedung Yayasan DHMS Lamongan, LaNyalla Sebut Negara Krisis Akhlak dan Adab

  LAMONGAN - SuaraIndonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan negara kekurangan orang beretika dan bermoral. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya Lembaga...

Diduga Perusahaan Pembakaran Logam Timah Tidak Mengantongi Ijin

  Jakarta, suaraindonesia1 - Tepatnya dijalan rawa kompeni kelurahan kamal kecamatan kalideres diduga ada sebuah perusahan Pembakaran Logam Timah tidak mengantongi perijinan. Saat dikonfirmasi dengan awak...

Dandim 1709/Yawa Sampaikan Selamat Hari Bhayangkara Ke-76 Kepada Kapolres Kepulauan Yapen

  Yapen Waropen-Suaraindonesia1. Id. Dandim 1709/Yawa, Letkol Catur Prasetiyo Nugroho,S.IP.,M.I.P di dampingi Danramil,Perwira staf dan anggota Kodim 1709/Yawa mendatangi Mapolres Kepulauan Yapen untuk memberikan ucapan...

Jembatan Darurat Desa Kilong Putus Diterjang Banjir, Ini Langka Cepat PU-PR Pultab

  Taliabu - Suaraindonesia1, Akses jembatan darurat Desa Kilong yang menghubungkan warga Ibu Kota Taliabu dan Taliabu Barat Laut, Lede, Utara terputus setelah dihantam banjir....

Royke Tangkere: Sosok Milenial Optimis dan Bersahaja.

  Bitung- Suaraindonesia1, sosok milenial dan bersahaja ini, adalah merupakan tokoh muda yang cukup terkenal di kota Bitung (Sulut). Banyak prestasi-presti serta ide-ide cemerlang yang...

Senator Aceh Fadhil: Ganja untuk Keperluan Medis Dimungkinkan..!

  JAKARTA- Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, mengatakan sangat memungkinkan jika di Indonesia melakukan pelegalan ganja untuk medis. Hal ini...

Klarifikasi Lengkap Oknum Anggota Polisi Yang Diduga Ikut Lakukan Pengeroyokan

  Boalemo - Suaraindonesia1, Terkait dengan dugaan pengeroyokan yang menyeret nama Oknum Polisi ZI alias DI bertugas di Polda Gorontalo bersama beberapa warga Desa Rejonegoro...

Aspirasi Masyarakat Pulau Bunaken Diserap Komite II DPD RI

  BUNAKEN — Sulut, Suaraindonesia1, Komite II DPD RI menyerap aspirasi masyarakat Pulau Bunaken terkait masalah kepemilikan hak atas tanah warga. Pertemuan ini dihadiri oleh...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.