Ayah Kandung di Kukar Tega Cabuli Anaknya yang Masih Dibawah Umur hingga Hamil 8 Bulan

 

SuaraIndonesia1,Tenggarong,Kaltim – Sunguh bejat kelakukan seorang ayah yang seharusnya memberikan perlindungan kepada sang anak, justru malah menghancurkan masa depannya. Ini yang dilakukan seorang ayah berinisal S (35) di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Ayah tega mencabuli anak kandungnya sendiri hingga hamil 8 bulan. Anak yang baru berusia 12 tahun, yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD).
Kasus pencubalan yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya ini terungkap setelah sang ibu merasa curiga dengan perubahan badan anaknya yang menimbulkan kejanggalan.ayah

Sang ibu lalu mempertanyakan perihal perubahan badan yang dialami anaknya tersebut. Namun, sang anak tak mengakui, bahwa dirinya sedang berbadan dua.
“Ketika bulan Maret 2022, itu sudah sempat ada kecurigaan. Kemudian ditanyakan tapi si anak ini tidak pernah mengaku,” ujar Kapolsek Muara Kaman, Iptu Hari Supranoto.

Baca: Wakapolda Kaltim Haryanto Hadiri Vaksinasi Serentak di STT Tenggarong.

Terjadinya perubahan badan yang dialami oleh sang anak tersebut juga menimbulkan pertanyaan bagi warga. Warga mencurigai kalau anak tersebut sedang dalam kondisi hamil. Informasi itu terdengar hingga ke pihak kepolisiain.

“Kita mengetahui informasi dari warga ada anak hamil. Kemudian kita kroscek ke lapangan, Jumat (1/4/2022), langsung kita lakukan pemeriksaan di Puskesmas Muara Kaman. Kami koordinasi dengan bidan di Puskesmas dan didapatkan keterangan, bahwa memang hamil sekitar 8 bulan,” jelas Hari Supranoto.

Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian mencoba menggali informasi kepada sang anak, untuk mengetahui siapa yang telah melakukan tindakan pencabulan terhadap dirinya. Dari situ sang anak mengakui, bahwa dirinya telah beberapa kali digauli oleh ayah kandungnya sendiri.

“Setelah mengetahui hasil pemeriksaan, barulah ibunya ini bersama keluarganya melapor ke Polsek. Dalam hal ini yang melaporkan ibu kandungnya,” kata Kapolsek Muara Kaman Iptu Hari Supranoto saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (7/4/2022).

Selanjutnya, petugas kepolisian langsung menuju ke rumah korban untuk melakukan penangkapan terhadap sang ayah.
Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Kemudian kita bawa ke Polsek, kita interogasi dan dia mengakui perbuatannya” sebut Kapolsek Heri S.
Berdasarkan pengakuan pelaku, tindakan asusila itu ia lakukan sebanyak 7 kali, sejak 4 Juli hingga 31 Agustus 2021 lalu.

Pertama kali tindakan asusila itu dilakukan pada saat pelaku sedang mengantarkan sang anak sepulang habis mengerjakan tugas sekolah. Kemudian di tengah perjalanan tiba-tiba saja pelaku nafsu terhadap sang anak dan langsung menggaulinya di kawasan perkebunan sawit.

“Yang menyebabkan menjadi nafsu pertama kali ketika berboncengan pulang mengantar tugas itu. “Mohon maaf ya,” anaknya kan nempel begitu, jadi dia timbul nafsu di situ. Selanjutnya, dia melalakukan di rumah mereka dan neneknya,” ungkapnya. Hari juga mengatakan, setiap kali melakukan tindakan asusila tersebut, pelaku selalu berpesan kepada anaknya, agar tidak memberitahukan perbuatannya kepada ibunya.

Karena jika sampai ketahuan, maka sang ayah akan dimarahi oleh ibunya, anak yang lugu itu pun selalu menuruti perintah sang ayah. “Anak ini lugu, mungkin dianggap perbuatan itu sebagai bentuk kasih sayang orang tua terhadap anak. Jadi dia selama ini diam, tidak pernah mengadukan hal ini kepada siapa pun,” tuturnya.

Untuk mepertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 76B UURI Nomor 1 tahun 2016, tentang penetapan perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.

“Pelaku sudah kita lakukan penahanan dan saat ini kita titipkan di Polres Kukar. Untuk korban berada di rumah dengan ibunya. Cuma, karena usia kehamilannya sudah besar jadi tetap dipantau oleh bidan desa,” pungkas Kapolsek Muara Kaman Heri S. (bbm)*

Must Read

Related News

Mairizal, SH. Resmi Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Lubuk Kilangan

  Padang, Suaraindonesia1 - Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang Provinsi Sumbar Mairizal, SH secara resmi dilantik oleh Majelis Pimpinan Cabang (MPC)...

Resmikan Gedung Yayasan DHMS Lamongan, LaNyalla Sebut Negara Krisis Akhlak dan Adab

  LAMONGAN - SuaraIndonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan negara kekurangan orang beretika dan bermoral. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya Lembaga...

Diduga Perusahaan Pembakaran Logam Timah Tidak Mengantongi Ijin

  Jakarta, suaraindonesia1 - Tepatnya dijalan rawa kompeni kelurahan kamal kecamatan kalideres diduga ada sebuah perusahan Pembakaran Logam Timah tidak mengantongi perijinan. Saat dikonfirmasi dengan awak...

Dandim 1709/Yawa Sampaikan Selamat Hari Bhayangkara Ke-76 Kepada Kapolres Kepulauan Yapen

  Yapen Waropen-Suaraindonesia1. Id. Dandim 1709/Yawa, Letkol Catur Prasetiyo Nugroho,S.IP.,M.I.P di dampingi Danramil,Perwira staf dan anggota Kodim 1709/Yawa mendatangi Mapolres Kepulauan Yapen untuk memberikan ucapan...

Jembatan Darurat Desa Kilong Putus Diterjang Banjir, Ini Langka Cepat PU-PR Pultab

  Taliabu - Suaraindonesia1, Akses jembatan darurat Desa Kilong yang menghubungkan warga Ibu Kota Taliabu dan Taliabu Barat Laut, Lede, Utara terputus setelah dihantam banjir....

Royke Tangkere: Sosok Milenial Optimis dan Bersahaja.

  Bitung- Suaraindonesia1, sosok milenial dan bersahaja ini, adalah merupakan tokoh muda yang cukup terkenal di kota Bitung (Sulut). Banyak prestasi-presti serta ide-ide cemerlang yang...

Senator Aceh Fadhil: Ganja untuk Keperluan Medis Dimungkinkan..!

  JAKARTA- Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, mengatakan sangat memungkinkan jika di Indonesia melakukan pelegalan ganja untuk medis. Hal ini...

Klarifikasi Lengkap Oknum Anggota Polisi Yang Diduga Ikut Lakukan Pengeroyokan

  Boalemo - Suaraindonesia1, Terkait dengan dugaan pengeroyokan yang menyeret nama Oknum Polisi ZI alias DI bertugas di Polda Gorontalo bersama beberapa warga Desa Rejonegoro...

Aspirasi Masyarakat Pulau Bunaken Diserap Komite II DPD RI

  BUNAKEN — Sulut, Suaraindonesia1, Komite II DPD RI menyerap aspirasi masyarakat Pulau Bunaken terkait masalah kepemilikan hak atas tanah warga. Pertemuan ini dihadiri oleh...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.