Bangunan Pustu Dusun I Desa Mata Kapore Memprihatinkan, Pelayanan Kesehatan Terganggu

 

Matakapore, SBD, Suaraindonesia1 – Pelayanan kesehatan di wilayah desa Mata Kapore bangunan Pustu di Dusun I Desa Mata Kapore, Kecamatan Kodi Bangedo terganggu akibat kondisi bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) memprihatinkan. Meskipun tetap buka setiap jam bukan Berarti jam kerja , namun warga mengeluhkan kondisi tersebut.

Pantauan Media SuaraIndobesia1.id di lokasi, Sabtu (23/04/2022), kondisi bangunan pustu pintu rusak parah. Pintu dalam keadaan terbuka tanpa ada Petugas bangunan juga memprihatinkan. Pustu

Kondisi seperti ini membuat masyarakat mengeluh, pasalnya tidak mendapatkan kenyamanan saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Bahkan tidak mempunyai petugas yang biasa tinggal di pustu,

Baca: PT. PLN (PERSERO) Rayon Serui Tidak Hadir Pada Saat RDP Bersama DPRD Yapen.

saat ditemui awak media, mengatakan, kondisi pustu di Desa Mata Kapore sudah lama tidak di gunakan dari Pihak Puskesmas Ndelu Depa sudah pernah menjanjikan akan diperbaiki, namun tidak kunjung terealisasi.Pustu

“Janji Puskesmas untuk memperbaiki pustu sampai saat ini tidak kunjung datang,” .

Mengatasnamakan warga, Desa Mata Kapore berharap Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya memperhatikan bangunan pustu agar warga nyaman mendapatkan pelayanan.

“Kami sudah berupaya memberitahu pihak puskesmas, selanjutnya atas nama warga, kami berharap bangunan pustu untuk segera tempatkan Petugas Kesehatan dan di diperbaiki, pintu yang Rusak” ujarnya.

Warga ini ga mengakui, soal tenaga medis tidak ada pelayanan Sudah sesuai usulan. Bahkan beberapa tahun lalu petugas sudah datang. Akan tetapi petugas tersebut tidak bisa tinggal di pustu karena bangunannya tidak layak ditinggali.

“Karena bangunan pustu yang masih layak, petugas Kesehatan tidak mau mendiami atau tinggal .(Tibo SuaraIndobesia1.id).

- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.