Bertemu Aktivis Lingkungan, Filep Wamafma Imbau Semua Pihak Turut Jaga Kelestarian Laut Raja Ampat

 

SORONG – SuaraIndonesia1, Senator Papua Barat Filep Wamafma melakukan kunjungan di Raja Ampat untuk melihat lebih dekat persoalan yang dihadapi para aktivis lingkungan dalam menjaga dan mengkampanyekan pelestarian alam Raja Ampat.

Dalam kunjungan pada Sabtu (29/5/2022) itu, Filep bertemu dengan anggota Yayasan Anak Laut, Anum. Perbincangan Filep bersama Anum membahas tentang sederet persoalan lingkungan laut Raja Ampat yang masih perlu banyak perhatian.Filep

Filep menemukan bahwa masih banyak kerusakan lingkungan disebabkan minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya tidak membuang sampah terutama sampah plastik ke laut. Bahkan, menurut keterangan Anum, masih banyak sampah popok bayi yang dibuang ke laut.

Baca: Wakil Ketua I Komite I DPD RI Sampaikan Pandangan Komite I Terhadap 5 RUU tentang Provinsi

“Sampah plastik yang kebanyakan dari sampah rumah tangga tetap juga dibuang ke laut, bahkan sampah ini juga bersumber dari sungai akibat tidak diolah dengan baik di Kota dan Kabupaten Sorong. Kemudian sampah buangan dari kapal yang melintas menambah tumpukan sampah, lalu tersangkut di terumbu karang,” kata Filep.
Selain itu, Anum menyebut lingkungan laut di Papua Barat sebagian mulai mengalami kerusakan terumbu karang yang memprihatinkan. Kerusakan ini diantaranya diakibatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

Menurut Anum, kebanyakan pelaku yang menggunakan bahan peledak ini adalah pendatang. Tindakan ini sungguh sangat disayangkan karena alam Raja Ampat adalah anugerah dan bagian dari kehidupan masyarakat yang patut dijaga bersama.

Menanggapi hal itu, Filep Wamafma menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Anak Laut Papua yang selama ini telah peduli dan bekerja dengan sepenuh hati untuk memelihara kelestarian lingkungan laut Raja Ampat.

“Keterangan dari anggota Yayasan Anak Laut Papua yang bekerja untuk menanam dan memperbaiki terumbu karang yang rusak di Raja Ampat membuktikan bahwa ada niat baik, tanggung jawab dan kepedulian yayasan terhadap lingkungan di Raja Ampat. Hal ini tentu saja patut didukung dan diapresiasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Filep mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua Barat khususnya masyarakat Raja Ampat untuk turut berpartisipasi memelihara lingkungan laut Raja Ampat setidaknya dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Kerusakan terumbu karang di laut Raja Ampat ini patut menjadi koreksi dan evaluasi semua pihak, agar kelestarian alam yang dimiliki daerah ini terus terpelihara dengan baik. Untuk itu, kesadaran agar tidak sembarangan membuang sampah adalah hal kecil yang seharusnya bisa dilakukan oleh semua pihak guna menjaga lingkungan tetap lestari,” ungkap Filep.

Selain itu, Filep Wamafma juga berharap kepada pemerintah daerah beserta kementerian terkait untuk dapat mendukung lembaga-lembaga sosial peduli lingkungan. Terlebih, Pemda diharapkan dapat bekerja sama bersama LSM maupun komunitas yang ada untuk melaksanakan sejumlah program khusus dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan.

“Upaya yang dilakukan Yayasan Anak Laut ini patut didukung oleh pemerintah daerah setempat. Pemda Raja Ampat dapat merangkul yayasan dan komunitas peduli lingkungan untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mencegah kerusakan lingkungan. Utamanya lingkungan laut Raja Ampat telah menjadi ikon wisata daerah yang banyak menggerakkan perekonomian daerah,” katanya.

Lebih lanjut, senator Papua Barat ini berharap ada Peraturan Daerah (Perda) terkait pariwisata yang mmbahas secara spesifik menyoal isu lingkungan di Papua Barat. Menurutnya, harus ada pula sanksi hukum yang tegas bagi para perusak lingkungan terutama yang menyebabkan kerusakan biota laut.
“Lalu kami berharap ada sinergi yang baik dari TNI-Polri terkait pengawasan di lingkungan laut Papua Barat,” ungkapnya.

Hal ini menurut Filep juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah mendeklarasikan diri sebagai provinsi konservasi. Mengingat kawasan konservasi perairan merupakan salah satu cara untuk mewujudkan tercapainya sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan termasuk terpeliharanya lingkungan laut di Kabupaten Raja Ampat.

“Tentu hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah Papua Barat untuk menuju terwujudnya Provinsi Konservasi. Dimana ekosistem yang dilindungi, dilestarikan, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan adalah bagian penting dan menjadi ciri khas kawasan konservasi sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 31 Tahun 2020,” jelas Filep.

Must Read

Related News

TTE Bertujuan Mempersingkat Proses Administrasi

  Suaraindonesia1-Aceh Tamiang, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Sekretaris Daerah dan para Asisten mengikuti simulasi penggunaan aplikasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang diselenggarakan oleh...

“Intoleransi, aliran sesat, radikalisme dan terorisme” Bupati : Perkokoh Semangat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dalam Bingkai NKRI.

  Suaraindonesia1-Aceh Tamiang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Tamiang laksanakan kegiatan Dialog tokoh Agama Islam dengan tema “Intoleransi, aliran sesat, radikalisme dan terorisme,...

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

  Jakarta - SuaraIndonesia1, Berbagai data menunjukkan jumlah perokok anak di Indonesia meningkat. Bahkan jika merujuk data dari Global Youth Tobacco Survey, Riset Kesehatan Dasar...

Sah! Ketua DPD RI Jadi Warga PSHT

  JAKARTA - Suaraindonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, resmi dilantik menjadi warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Acara yang mengambil tema...

Mix Donal Kepala OPD Terbaik Aceh Tamiang.

  Suaraindonesia1- Aceh Tamiang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Aceh Tamiang, Mix Donal dinyatakan sebagai Kepala Organiasi Perangkat...

Kemeriahan HUT RI Ke 77 Akan Diwarnai Donor Darah.

  Suaraindonesia1-Aceh Tamiang, Sebagai wujud kepedulian Antar sesama,di dalam momen memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 77 Pemerintahan Kampung Kesehatan akan mengadakan kegiatan...

Kapolres Yapen Berharap Para Wartawan Ikut Gelorakan HUT RI Ke 77 Lewat Pemberitaan.

  Yapen Waropen-Suaraindonesia1. Id. Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih dalam mengikuti pelaksanaan Vicon Kabidhumas Polda Papua bersama Jajaran Kasi Humas Jajaran Polda Papua dalam...

Pemerintah Tetapkan Harga Beli Kelapa Sawit Diatas 2.000

  Suaraindonesia1- Aceh Tamiang, Manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Seumantoh PTPN 1 Aceh mengaku telah menerapkan kebijakan Pemerintah terkait harga beli Tandan Buah Segar...

Pemda Lantik Mukim dan Pj Datok Penghulu

  Suaraindonesia1-Aceh Tamiang, Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tamiang melantik Kepala Mukim Alur Jambu dan enam Orang Pejabat (Pj) Datok Penghulu, diantaranya Kampung Perkebunan Alur Jambu,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.