Bupat Saipul Serahkan Bantuan Kepada Pelaku UKM Pohuwato untuk Geliatkan Ekonomi

19
UKM
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga menyerahkan bantuan UKM kepada masyarakat (Foto: Suaraindonesia1/Hms)
Suaraindonesia1, Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop UKM), menyerahkan berbagai bantuan bagi para pelaku UKM di Kabupaten Pohuwato, Jum’at (29/07/2022).

Para pelaku UKM yqng menerima ini terdiri dari 16 kelompok, yang terdiri dari kelompok meubel, perbengkelan serta bantuan untuk kursi dan tenda. Bantuan ini diserahkan scaa langsung oleh Bupati Saipul bertempat di Aula Dinas Perindagkop UKM Pohuwato.

UKM
Masyarakat menerima bantuan dari Pemerintah Kabupatrn Pohuwato melalui Disperindag Pohuwato (Foto: Suaraindonesia1/Hms)

Selain menyerahkan bantuan, dalam kesempqtqn tersebut Bupati Saipul juga menegaskan kepada para penerima agar bantuan yang diberikan tidak salah digunakan atau hanya di perjual belikan.

“Banyak bantuan-bantuan pemerintah lewat dinas terkait untuk membantu masyarakat. Namun pula tidak sedikit ada penyalahgunaan dari oknum yang memindahtangankan bahkan sampai menjualnya. Olehnya jangan sampai ini terjadi, karena pemerintah berupaya dengan sentuhan bantuan ini masyarakat bisa keluar dari kemiskinan. Sekali lagi manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Saipul.

Ia juga memberikan peringatan kepada dinas terkait yang menyalurkan bantuan agar apa yang diberikan kepada masyarakat dapat terus dipantau pemanfaatannya.

“Kepada Dinas Perindagkop kiranya hal ini menjadi perhatian, pantau terus sampai dimana manfaat dari bantuan yang diberikan. Karena pemerintah tidak mau dan tidak menginginkan ada kesalahan dalam pemberian bantuan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Perindagkop, Ibrahim Kiraman menyampaikan bantuan yang diserahkan adalah lanjutan dari bantuan untuk UMKM yang diserahkan pada beberapa bulan lalu.

“Bantuan yang diserahkan adalah untuk usaha meubel, perbengkelan, dan tenda. Tenda ini untuk membantu masyarakat ketika ada hajatan ataupun kematian, karena kadang tenda susah didapat, sehingga dengan adanya kelompok, ini bisa meminimalisir kebutuhan dan kesulitan masyarakat yang membutuhkan bantuan dari pemerintah,” terangnya. (Abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.