Suaraindonesia1, Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga secara resmi melaunching penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) tahap 1 dan program sembako bulan September Tahun 2022, Jum’at (09/09/2022).
Penyaluran BLT BBM ini dilaksanakan di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, dan turut dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD Pohuwato, Benny Nento, Kadis Sosial, Ramon Abdjul, Kabag Prokopim Setda, Mohamad Ilyas Nento, Camat Buntulia, Irfan Lalu, Kades Hulawa, Erna Giasi, dan perwakilan Kantor Pos.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipul menjelaskan tentang langkah pemerintah pusat dalam hal dan upaya mengalihkan subsidi BBM agar tepat sasaran kepada masyarakat.
“Kita ketahui bersama bahwa pemerintah pusat telah mengambil satu kebijakan dalam hal penaikan BBM berupa solar dan pertalite. Tentu sebelum pemerinta pusat mengambil kebijkaan, telah dirancang satu anggaran yang cukup besar nilainya untuk seluruh Indonesia yang diserahkan kepada keluarga penerima manfaat (KPN) termasuk di Pohuwato,” ujar Saipul.
“Pemerintah telah berupaya untuk melindungi rakyat dari gejolak harga minyak dunia. Penaikan ini adalah pilihan terakhir pemerintan yaitu mengalihkan subsidi BBM, sehingga harga beberapa jenis yang selama ini mendapat subsidi akan mengalami penyesuaian dan sebagian subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran,” terangnya.
Untuk jumlah kuota masyarakat penerima, Kabupaten Pohuwato mendapatkan sebanyak 10.644 (Sepuluh ribu enam ratus empat puluh empat) dari Kementrian Sosial RI, dan BLT BBM tersebut akan diserahkan dalam dua tahap.
“Bantuan yang diterima terdiri dari BLT BBM tahap I sebesar Rp. 300.000 (Tiga ratus ribu) serta bantuan pangan non tunai (BPNT) September 2022 Rp. 200.000 (Dua ratus ribu) sehingga total diterima Rp. 500 ribu. Untuk BLT BBM diserahkan dua tahap yakni bulan September dan bulan Desember sebesar Rp. 300 ribu. Selanjutnya penyaluran ini akan ada di seluruh kecamatan sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh kantor pos,” terang Saipul.
Terakhir, Bupati Saipul berharap agar bantuan yang diserahkan oleh pemerintah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Harapan dari pemerintah agar anggaran tahap pertama besarannya hanya 500 ribu diminta dapat dimanfaatkan dengan baik, kita syukuri walaupun nilainya cuma sedikit,” harapnya. (Abd)