Bupati PPU AGM Perjuangkan Gaji Guru Paud Swasta, 10 Bulan Yang Belum Dibayar

 

SuaraIndonesia1,Penajam,Kaltim – Bupati PPU Abdul Gafur Masud (AGM) mengatakan tetap akan memperjuangkan dana hibah untuk gaji guru honorer PAUD swasta di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gofur Mas,ud mengatakan akan mencairkan gaji guru honorer PAUD dari dana hibah yang terlambat selama 10 bulan.

Paud

Sebelumnya, ratusan guru honorer PAUD swasta PPU mendatangi Gedung DPRD dan Kantor Bupati PPU menuntut hak-hak mereka.

“Para guru tersebut selama 10 bulan belum menerima gaji. Gaji mereka melalui dana hibah Pemerintah Daerah. Mereka hanya menerima dua bulan gaji pada November lalu senilai Rp 3,4 juta perbulannya.

Paud

Itupun gaji mereka pada bulan Januari-Februari 2021. “Mereka pun legowo jika dana hibah untuk guru PAUD dari Rp 3,4 juta turun menjadi Rp 1,1 juta seperti gaji semula yang akan mereka terima yang penting mereka mendapatkan hak-haknya.

Namun, Bupati PPU AGM mengatakan tidak akan menurunkan gaji guru PAUD dari Rp 3,4 juta menjadi 1,1 juta.

Baca: Kapal Klotok KM Roy Pengangkut Barang ke Muara Berau Karam di Muara Saliki, 2 Orang Dalam Pencarian.

 

“Dirinya bersikukuh akan memperjuangkan gaji guru PAUD swasta di Kabupaten PPU tetap sama dengan gaji honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkab PPU.

“Kalau mau diputuskan saya tidak akan goyah, gaji ibu-ibu tidak boleh turun dari Rp 3,4 juta. Alasannya saya sudah menghitung utang pemerintah daerah ada berapa.

Gaji ASN berapa. Untuk gaji ASN itu Rp 285 miliar. Insentif setahun itu Rp 185 miliar, gaji honor itu cuman Rp 145 miliar kenapa kok diturunkan, jadi tetap Rp 3,4 juta. Guru PAUD juga sama Rp 3,4 juta.

Saya tidak akan mundur di situ. Kalau dibilang bisa atau tidak bisa? Insha Allah bisa,” ujar AGM, Senin (13/12/2021). “Saya hanya minta doanya ibu-ibu, insha Allah nanti kami akan melaksanakan itu. Insha Allah kami akan laksanakan.
Mudah-mudahan bulan ini, paling lambat bulan depan Januari (akan dicairkan),” ucapnya. (bbm)*

- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.