Camat Kota Agung Pusat Angkat Bicara:Terkait Sulitnya Nelayan Mendapatkan BBM Kami Siap Pasilitasi.

 

SuaraIndonesia1. Kota agung– Terkait hebohnya para nelayan Disebuah grup WhatsApp Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( HNSI ) Tanggamus yang dipantau oleh Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) DPD Tanggamus yakni Bp Yuliar, mereka resah dalam menyikapi betapa sulitnya untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) guna untuk melaut. kamis 23/12/2021.

Menurut Yuliar bahwa dia sangat menyangkan bila pelaku usaha yakni SPBU lebih mementingkan para tengkulak atau pebisnis BBM ketimbang para nelayan, sementara hak-hak nelayan juga ada untuk dilayani dan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Nelayan

“Kami sangat Sayangkan kelakuan pengusaha SPBU yang lebih mementingkan pihak pengusaha dan yg lainnya ketimbang para nelayan, sementara bagaimana cara nelayan mau melaut bila BBM gak ada, nelayan jg punya hak lu.”terang yuliar.

Nelayan

Dalam percakapan digrup WhatsApp HNSI Tanggamus itu diawali oleh salah seorang anggota grup yg merupakan kelompok Nelayan yaitu AJS dengan no WA 0813699939** ia mengatakan: kawan-kawan bagaimana kalau kita unjuk rasa atau Demonstrasi terkait susahnya Nelayan mendapatkan BBM…, Lalu langsung direspon ajakan tersebut oleh anggota group yang lain: hayo ,,kapan kita kumpul,kita demon saja, jawab Mr AC, kemudian disambut lagi yang lain: ya bagaimana pemerintah terkait yang menangani ini kok mau ngambil hasilnya saja dari nelayan,tapi kesulitan nelayan mereka masa bodoh.

Lantas obrolan anggota group HNSI itu disimpan oleh ketua LPKNI , karena hal tersebut merupakan bentuk keluhan para nelayan.”kata yuliar.

Nelayan

 

Selanjutnya ketua LPKNI DPD Tanggamus berkoordinasi dengan Pemerintahan setempat yakni Camat kota agung Bp Erlan. Dan camat pun merespon positif.

“Oh ya bang saya jg udah dengar keluh kesah para nelayan kita itu, terutama nelayan yg ada disekitar pesisir kota agung ini, memang sangat miris sih, bagaimana mungkin mereka bisa melaut bila BBM mereka gak ada. Namun hal ini sebaiknya dilakukan duduk bareng terutam HNSI dengan Syahbandar kota agung. Bila keduanya sudah berkoordinasi insyaallah akan ada solusinya.”ungkap Erlan.

Baca: Bupati Tanggamus Kukuhkan Pengurus Asosiasi Pedagang Petani Sayur (APPS) Untuk Kelola STA.

 

Selanjutnya pak camat berharap agar pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat mewujudkan impian para nelayan, tentunya dengan melakukan pendekatan dengan pihak Pertamina.

“Saya sih berharap dengan adanya koordinasi semua pihak kemudian diteruskan oleh pemerintah daerah untuk meminta kepada Pertamina agar keinginan para nelayan bisa terpenuhi”harap camat.

(Yuliar).

Must Read

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.