Cipta Kondisi Di Yapen Terjadi Kontak Senjata Antara TNI-Polri Dengan OPM, Dan 1 Orang OPM Berhasil Di Tangkap

 

Yapen Waropen – Suaraindonesia1 Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahim, SH, SIK telah menjelaskan kegiatan cipta kondisi di Kampung Ambaidiru Distrik Kosiwo Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua, terjadi kontak tembak TNI Polri dengan anggota TPN/OPM dan 1 (satu) orang berhasil di tangkap oleh tim gabungan TNI-POLRI. Press Conference, Rabu, (14/12/2021)

“Tim Gabungan TNI, Polri melakukan kegiatan cipta kondisi di Kampung Ambaidiru Distrik Kosiwo Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua, terjadi kontak tembak TNI Polri dengan anggota TPN/OPM dan 1 (satu) orang anggota TPN/OPM berhasil di tangkap oleh tim gabungan TNI-POLRI”. Jelasnya

Cipta kondisi

Telah hadir :
Komandan Kodim 1709/Yawa Letkol Inf Catur Prasetiyo Nugroho, S. IP, M. IP, Pasi Ops Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Edi Beni, Kabag Ops Polres Yapen AKP Julkifli Sinaga, Kasat Reskrim Ipda Dedy Syahputra Bintang, Kasat Intel Iptu Frits Arera.

Cipta kondisi

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahim, SH, SIK menyampaikan secara resmi kegiatan cipta kondisi antisipasi kegiatan aktivitas yang mengarah kepada organisasi terlarang dalam hal ini kelompok masyarakat yang terafiliasi dengan TPN/OPM dalam rangka kemerdekaan papua.

Cipta kondisi

“Kami dari Polres Yapen dan Kodim 1709 Yawa sejak awal bulan Desember tahun 2021 kita punya kalender Kamtibmas yaitu di tanggal 1 Desember tahun 2021 kemudian di tanggal 10 Desember tahun 2021 dan hari ini tanggal 14 Desember 2021 kita sedang melakukan kegiatan secara gabungan untuk menjaga situasi keamanan setelah memasuki hari natal”. Ucapnya Kapolres Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahim, SH, SIK

Informasi jaringan intelijen, tanggal 8 Desember 2021 tim gabungan dari anggota Kodim 1709 Yawa dan Polres Yapen langsung ke lokasi daerah di wilayah ambaidiru tempat aktivitas kelompok organisasi Papua Merdeka.

“Di sana sudah mulai dilakukan kegiatan yang bersifat militansi yaitu adanya pelatihan-pelatihan bersifat militer seperti cara bagaimana menggunakan senjata api, cara membuat senjata api rakitan yang akan digunakan untuk melakukan perlawanan kepada Negara kesatuan Republik Indonesia”.

Baca: Peringatan HUT DWP Ke-22 dan hari Ibu Ke-93 Tingkat Kabupaten Bolmut

 

TNI-Polri berhasil amankan barang bukti yaitu : Ada 9 buah bendera bintang kejora, pestol, dokumen papua merdeka, kemudian selain itu juga di temukan penutup kepala yang identik dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat militer dan beberapa titik juga temukan senjata api rakitan, ada senapan angin akan dirubah dimodifikasi menjadi senjata rakitan, menurut tersangka yang sudah di periksa ada salah satu ahli yang bisa membuat senjata rakitan dan bisa menggunakan peluru yang digunakan TNI-POLRI.

Setelah barang bukti diamankan dan dari hasil penggeledahan penyitaan tim gabungan TNI-POLRI juga berhasil mengamankan atau menangkap 1 pelaku yang secara langsung ikut di sana berinisial AR umur 27 tahun.

Komandan Kodim 1709/Yawa Letkol Inf Catur Prasetiyo Nugroho, S. IP, M. IP berpesan kepada masyarakat kalau melihat sesuatu yang mencurigakan ataupun yang berkaitan dengan mereka yang berseberangan melaporkan kepada anggota TNI-POLRI agar mereka di tindak secara humanis.

“Di depan mata kita sudah ada barang bukti yang kita lihat walaupun rakitan tapi ini bisa mematikan juga jadi ini satu upaya yang sangat bagus yang kita lakukan secara sinergi TNI dan Polri jadi ke depan saya minta kepada masyarakat khususnya di kabupaten kepulauan yapen kalau melihat sesuatu yang mencurigakan ataupun yang berkaitan dengan teman-teman yang berseberangan dengan kita segera melaporkan agar di tindak secara humanis, Pesan Letkol Inf Catur.

(Mochtar)

 

Catatan Redaksi:
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan mela

Must Read

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.