Exclusive Content:

PT. DDP Bangun 3 Halte Sekolah di Ipuh 

Perusahaan Perkebunan Sawit PT. Daria Dharma Pratama (PT. DDP)...

Dharma Bhakti TMMD Wujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah

Dengan mengusung Dharma Bhakti  TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di...

Wartawan Luak Limopuluah ” Todong” Wahyudi Thamrin Ikuti Konstetasi Pilwako Payakumbuh 2024- 2029

Wartawan Luak Limopuluah pantas acungkan jempol atas kemunculan Wahyudi...
BerandaDAERAHDiduga Adanya Pungli Melalui Penjualan Karcis Masuk Pantai

Diduga Adanya Pungli Melalui Penjualan Karcis Masuk Pantai

Author

Date

Category

 

Kabupaten-tangerang, suara indonesia1.id, masa liburan tentu nya di manfaatkan betul masyarakat dengan menyambangi sejumlah Kawasan wisata pantai ramai nya pengunjung sayangnya kerap di manfaatkan pengelolah tertentu, melakukan indikasi pungutan liar (pungli) melalui karcis masuk.

menyikapi hal ini Dewar, salah satu warga kecamatan-pakuhaji dan juga LSM GPRUKK menyampaikan ke awak media, pada hari minggu 08-04-2022 dengan ada nya, bukti-bukti karcis pintu, masuk untuk sepeda motor roda dua Yang di kena kan biaya Rp. 5.000.karcis

Ada juga meminta pengunjung yang datang membayar sesuai karcis tersebut untuk, perorang di kena kan, Rp. 5.000 termasuk Anak-anak juga Rp.5.000 bila mana masuk kawasan wisata pantai anom, yang terkenal tanah retak yang berada di desa kramat kec-paku haji, kab-tangerang tersebut, ucapnya dewar.

Baca: Senator Filep: Demokrasi di Tanah Papua Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Saat awak media mencoba konfirmasi beberapa pengunjung yang tidak mau di sebut nama nya, mengatakan bahwa benar ada nya pungutan biaya ” untuk sepeda motor roda dua Rp 5.000 dan untuk perorang Rp 5.000 juga itu anak saya yang kecil juga, harus bayar lima ribu rupiah juga masuk ketempat, wisata pantai anom, tersebut Dewar meminta pengelolah pantai, agar bisa bertanggung jawab dengan bukti-bukti karcisTersebut yang ada tulisan.karcis

Berdasarkan UU NO.6 Tahun 2014 nota kesepakatan pengelolah pantai anom kramat dengan LMDH dan pemdes, NO.02 tahun 2019″ Dewar juga akan Menindak lanjuti melapor ke pemerintahan dan mengirim surat bukti-bukti, karcis yang di dapatkan dari lokasi wisata, pantai anom yang dikenal (tanah retak) yang selama ini di duga oknum pengelolah pantai anom, bekerjasama dengan beberapa jajaran oknum tersebut, pungkasnya

Reporter, (usin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments