Diduga Ikut Lakukan Pengeroyokan Salah Satu Oknum Anggota Polisi Di Gorontalo Dilaporkan.

889

 

Boalemo – SuaraIndonesia1, Sungguh naas kejadian yang dialami oleh FS alias Lefi (28) warga Desa Wonggahu Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo yang merupakan Korban Pengeroyokan oleh beberapa orang dan salah satu terlapor yang melakukan Pengeroyokan tersebut merupakan Anggota Kepolisian.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian Pengeroyokan tersebut terjadi pada tanggal 15 Juni 2022 pukul 20:00 Wita di lokasi pekerjaan plat deker di jalan Trans Sulawesi Desa Rejonegoro Paguyaman, kejadian bermula saat Korban FS alias Lefi diteriaki oleh beberapa orang yang berada di lokasi karena menerobos jalan buka tutup arus di lokasi pekerjaan plat deker tersebut.pengeroyokan

“ Pulang dari tempat kerja sekitar jam 8 malam, saya terobos itu buka tutup jalan, sehingga mereka (Warga yang sementara melakukan penjagaan) teriak dan memaki saya, sehingganya saya balik arah ke mereka, disitulah beberapa warga langsung memukul saya dan oknum polisi ini ikut menampar, memukul saya berulang kali, sehingga warga lain lebih dari 5 orang yang mengeroyok hingga saya terjatuh” Ungkap Korban.

Baca: Terkait Pergantian Kapolda, Aktivis Gorontalo Minta Persoalan Investasi Bodong Terus Diusut

Bahkan pengakuan dari korban Salah Satu Oknum Onggota Polisi tersebut berulang kali melakukan pemukulan terhadap dirinya, dan juga diikuti oleh beberapa orang yang berjumlah lebih dari lima orang.pengeroyokan

“Polisi itu bukan cuma satu dua kali ba pukul, banyak kali, baru banyak skali yang ba keroyok pa saya, pokoknya lebe dari 5 orang itu,dorang injak-injak lagi, so pol deng darah ini muka.” Tegas Korban

Korban juga menyampaikan bahwa Para pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya bukan hanya sekali tetapi dua kali pada malam tersebut dengan jam yang berbeda walaupun dirinya saat itu sedang di kawal oleh salah satu personil TNI.

“Jam 11 malam lagi, saya kage tentara yang piket malam so ada di tampa pa saya, kan saya masih singga pa taman pe rumah, baru tentara so pangge saya di tampa kejadian untuk berdamai, tiba-tiba lagi dorang pukul, banyak yang ba keroyok, tentara so tidak bisa ba apa-apa kasian, baru tentara so antar di rumah saya. ” Kata Korban

Dari kejadian tersebut Lefi menjelaskan, bahwa dirinya merasa sakit di seluruh tubuh, kepalanya terasa pusing dan wajahnya terdapat luka sobek di atas alis sebelah kiri. Bahkan dirinya telah melakukan Visum dan juga melaporkan kejadian tersebut di Polsek Paguyaman pada Keesokan harinya.

Eman Sunaryo selaku Ayah dari FS yang merupakan Korban pengeroyokan, merasa tidak terima dengan perlakuan seorang Oknum Polisi (Dedi), yang melakukan dan juga membiarkan beberapa warga menganiaya putranya tersebut.

“Saya punya anak (Lefi) ini kalau ada salah, tolong diberi pelajaran yang mendidik pak, dan saya akui bahwa anaknya saya ini memang sudah salah, karena menerobos jalan buka tutup, tapi jangan dianiaya seperti ini, saya merasa keberatan karena setelah oknum polisi itu memukul, masyarakat di tempat itu dibiarkan mengeroyok anak saya. Jadi ini saya tidak terima. Saya suru proses terus ini, biar jadi pelajaran untuk dorang (mereka pelaku) apalagi polisi ini kan tugasnya melindungi dan mengayomi warga, kenapa anak saya di aniaya seperti ini, saya tidak terima. ” ungkapnya ayah korban secara tegas

Seusai dengan Informasi yang telah didapatkan Kapolsek Paguyaman melalui Kanit Reskrim Masrin Huwolo mengatakan bahwa laporannya sudah masuk, dan saat ini kasus tersebut masih dalam tahapan penyelidikan.

“Masih sementara tahap peyelidikan, pendalaman saksi sekarang, kalau oknum polisi itu, masih sementara kita telusuri, dia tugas dimana.” Tutup Kanit Reskrim.

Hingga Berita ini diterbitkan pihak penyidik Polsek Paguyaman sudah melakukan pemanggilan kepada beberapa orang untuk dimintai keterangan, namun oknum Polisi yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut, belum mendapat panggilan dari pihak Polsek.

Penulis : MM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.