Dinas PPKBPPPA Bolmut Seriusi Pencegahan Kekerasan Pada Perempuan dan Anak

776

 

BOLMUT,SUARAINDONESIA1.ID- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sulawesi Utara, terus berupaya seriusi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Salah satunya Dinas PPKBPPPA dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak, Kamis (13/10/2022) di Kawasan Wisata Batu Pinagut.dinas

Kegiatan Dinas PPKBPPPA itu dibuka secara resmi oleh Bupati Bolmut yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM, Abdul Mutoh Daeng Mulisa.

Baca: Pemerintah Bolmut “Siram” Duit Untuk UMKM, Nelayan, Pengemudi Bentor Dan Ojek

Dalam sambutanya Ia mengatakan, sangat menyambut baik kepada Dinas terkait atas diselenggarakannya kegiatan ini.

“Muda-mudahan ini dapat membangun komitmen bersama sebagai upaya dalam pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,”katanya.dinas

Sementara itu, Kepala Dinas DPPKBPPPA Bolmut melalui Kepala Bidang PPPA Fadillah, SE, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak.

“Termasuk, pencegahan pernikahan anak dibawah umur dan pelayanan perlindungan perempuan dan anak,”ujarnya.

Lanjut Fadillah, Upaya Pemberdayaan dan Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak bukan hanya sekedar isu Nasional saja melainkan sudah menjadi perhatian serius dunia. Berbagai negara di dunia melakukan sejumlah intervensi melalui strategi dan pendekatan yang beragam untuk mengatasi masalah yang menimpa Perempuan dan Anak.

Fadillah juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara telah berupaya semaksimal mungkin untuk menanggulangi angka kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut. “Melalui unit kerja PPPA Bolmut yang sudah melakukan tugas dan fungsi sebagai pelaksana teknis, sudah bekerja keras sesuai mandatnya. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut terdapat berbagai hambatan dan tantangan yang juga kompleks” Pungkasnya

Diketahui oleh Awak Media Suaraindonesia1.id , kegiatan itu diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan beberapa instansi terkait.

Pewarta_Fikrianto Maasum

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.