DP3AP2KB Pohuwato Lakukan Kunjungan ke BKKBN, Yayasan PEKKA Nasional dan KEMENPPA

Suaraindonesia1, Pohuwato – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kabupaten Pohuwato, melakukan kunjungan ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Yayasan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Nasional, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KEMENPPA), Selasa (01/02/2022).

Kunjungan yang dilakukan oleh Kepala Dinas P3AP2KB Pohuwato, Hamkawaty Mbuinga, yang didampingi oleh Kabid PP & PUG, Sri Marlina Mursalin, Kasie PA, Kabid Dalduk, Kasubag Perencanaan, dan FASDA DRPPA ini untuk membawa beberapa usulan program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan untuk perempuan.

DP3AP2KB
Tim dari DP3AP2KB Pohuwato saat berdikusi bersama anggota PEKKA Nasional (Foto: Suaraindonesia1/Abd)

Hal itu sebagaimana yang disampaikan oleh Hamkawaty, selaku Kadis P3AP2KB Pohuwato, kepada awak media Suaraindonesia1, lewat sambungan seluler.

Menurutnya selain BKKBN dan Yayaysan PEKKA, pihaknya juga akan mengunjungi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Tujuan kami ini adalah untuk konsultasi dan koordinasi di Kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak, BKKBN dan yayasan PEKKA tentang juknis pelaksanaan DAK Fisik Tahun 2022, serta pengajuan usulan program kegiatan Tahun 2023,” ujar Hamkawaty.

Bqca juga : Persiapan Piala AFF U23 Shin Tae Yong Mencoret 5 Nama Dalam Skuad Garuda

“Alhamdulillah, tadi pagi sudah diterima langsung oleh koordinator perencana BKKBN, dan untuk pemberdayaan ekonomi PEKKA kami sudah berkunjung ke Yayasan PEKKA dan derima oleh Ibu-ibu pengurus yayasan tersebut,” terangnya.

DP3AP2KB
Kadis P3AP2KB Pohuwato, Hamkawaty Mbuinga, didampingi Kabid PP&PUG, Sri Marlina Mursalin, saat menerima buku dari Yayasan PEKKA (Foto: Suaraindonesia1/Abd)

Kadis P3AP2KB ini juga menjelaskan bahwa pihaknya melakukan diskusi terkait bagaimana memberdayakan perempuan sehingga kesejahteraannya dapat terpenuhi.

“Disana kita berdiskusi panjang lebar tentang bgaimana cara memberdayakan perempuan sebagai kepala keluarga agar mereka dapat mengembangkan potensi yg dimiliki sehingga mereka bisa meningkatkan kesejahteraannya,” jelas Hamkawaty.

Sementara itu, Kabid PP & PUG, Sri Marlina Mursalin, yang membidangi PEKKA di Kabupaten Pohuwato menyampaikan butuhnya pembentukan Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP), untuk mendorong project Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

DP3AP2KB
Suasana saat diskusi antara DP3AP2KB Pohuwato bersama BKKBN (Foto: Suaraindonesia1/Abd)

Dimana untuk Provinsi Gorontalo, hanya ada dua Kabupaten yang menjadi Pilot Project DRPPA dan salah satunya adalah Kabupaten Pohuwato.

“Pembentukan LPLPP, untuk mendorong dan mendukung project DRPPA, dan pembentukan Serikat PEKKA di Kabupaten Pohuwato,” jelas Sri.

Terakhir dirinya juga menambahkan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan Yayasan PEKKA pusat.

“Di tahun ini akan dilakukan kerja sama dengan Yayasan PEKKA pusat,” pungkas Sri.

Untuk diketahui, tim dari DP3AP2KB Pohuwato saat mengunjungi BKKBN diterima secara langsung oleh ibu Rini, Kepala Bagian Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Pak Eko, Biro Perencanaan BKKBN Pusat.

Sedangkan saat berkunjung ke Yayasan PEKKA, DP3AP2KB Pohuwato diterima secara langsung oleh Direktur Yayasan PEKKA dan pengurus Serikat PEKKA Dan anggota FEDERASI. (Abd)

- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.