Filep Wamafma Pertanyakan Kinerja Aparat Terkait Tambang Emas Ilegal di Manokwari

 

Papua, Suaraindonesia1 – Senator Papua Barat Dr. Filep Wamafma S.H., M.Hum menyoroti adanya aktivitas penambangan emas ilegal di Manokwari, Papua Barat. Menurutnya, seolah telah terjadi pembiaran hingga aktivitas tambang ilegal ini berlangsung secara leluasa.

Akibatnya, keberadaan tambang ilegal ini telah menimbulkan keresahan masyarakat dan dikhawatirkan akan berdampak pada lingkungan dan pelanggaran hukum lainnya. Selain itu, pemerintah Kabupaten Manokwari diketahui juga telah menyatakan bahwa tidak pernah mengeluarkan Izin Usaha Pertambangan Rakyat (IUPR) terkait tambang ilegal ini.Filep

Filep menilai aktivitas penambangan tersebut tak lagi dilakukan secara tradisional dan telah berjalan secara modern dan profesional. Hal itu terbukti dari adanya sejumlah alat berat seperti ekskavator di lokasi tambang. Oleh sebab itu, Filep mencurigai aktivitas ilegal ini telah terorganisasi secara terstruktur dan masif oleh oknum tertentu.

Baca: Aksi Mahasiswa di Samarinda Menolak Perpanjangan Jabatan Presiden

“Bila kita amati dengan seksama, tambang ilegal ini sudah dilakukan secara modern dan profesional karena sejumlah alat berat seperti ekskavator dan lain sebagainya telah dijadikan sebagai alat untuk mengoperasikan atau melakukan aktivitas tambang ilegal tersebut dan jumlah eksavator yang banyak ini mencerminkan bahwa aktivitas tambang ilegal ini benar-benar nyata dan benar-benar terorganisasi dengan baik,” ujar Filep, Senin (11/4/2022).

Filep Wamafma sebelumnya juga telah menyampaikan persoalan tambang ilegal tersebut kepada Kapolda dan Pangdam Papua Barat. Akan tetapi, hingga kini aktivitas ilegal itu masih terjadi dan terus berlanjut. Oleh sebab itu, ia kembali mempertanyakan kinerja Kapolda Papua Barat dan Pangdam Papua Barat yang tidak segera mengambil tindakan tegas.

“Sebagai senator, saya pernah menyampaikan kepada Pangdam waktu itu dan juga Kapolda tentang persoalan adanya tambang-tambang ilegal. Tetapi pada kenyataannya sampai dengan saat ini masih saja ada aktivitas tambang ilegal. Tentu sebagai Senator Papua Barat kita mempertanyakan kinerja Polda Papua Barat dan Pangdam Papua Barat yang seperti membisu dan seperti menutup telinga, menutup mata dan seolah-olah ada pembiaran atas aktivitas ilegal itu,” ungkap Wakil Ketua Komite I DPD RI ini.

Lebih lanjut, karena aktivitas ini telah sangat meresahkan masyarakat dan tidak ada langkah hukum yang memberhentikan proses tambang ilegal ini maka sebagai Senator Barat, Filep meminta kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk segera membentuk Satgas guna mengevaluasi kinerja Kapolda Papua Barat dan Pangdam Papua Barat dalam menjaga dan melindungi wilayah hukumnya masing-masing termasuk terhadap tambang-tambang ilegal di Papua Barat.

“Sekali lagi kami minta dengan tegas Panglima TNI dan Kapolri untuk segera melakukan tindakan-tindakan tegas terhadap Kapolda Papua Barat dan jajarannya, Pangdam Papua Barat dan jajarannya yang tidak melakukan tindakan-tindakan sesuai dengan tugas dan fungsinya terhadap perlindungan terhadap sumber daya alam dan terhadap keamanan di daerah khususnya terkait dengan penambangan ilegal,” tegasnya.

“Panglima TNI dan Kapolri segera mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan wibawa institusi TNI dan Kepolisian Negera di Papua Barat sehingga rakyat di daerah benar-benar percaya terhadap kedua institusi ini,” tambahnya.

Must Read

Related News

Mairizal, SH. Resmi Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Lubuk Kilangan

  Padang, Suaraindonesia1 - Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang Provinsi Sumbar Mairizal, SH secara resmi dilantik oleh Majelis Pimpinan Cabang (MPC)...

Resmikan Gedung Yayasan DHMS Lamongan, LaNyalla Sebut Negara Krisis Akhlak dan Adab

  LAMONGAN - SuaraIndonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan negara kekurangan orang beretika dan bermoral. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya Lembaga...

Diduga Perusahaan Pembakaran Logam Timah Tidak Mengantongi Ijin

  Jakarta, suaraindonesia1 - Tepatnya dijalan rawa kompeni kelurahan kamal kecamatan kalideres diduga ada sebuah perusahan Pembakaran Logam Timah tidak mengantongi perijinan. Saat dikonfirmasi dengan awak...

Dandim 1709/Yawa Sampaikan Selamat Hari Bhayangkara Ke-76 Kepada Kapolres Kepulauan Yapen

  Yapen Waropen-Suaraindonesia1. Id. Dandim 1709/Yawa, Letkol Catur Prasetiyo Nugroho,S.IP.,M.I.P di dampingi Danramil,Perwira staf dan anggota Kodim 1709/Yawa mendatangi Mapolres Kepulauan Yapen untuk memberikan ucapan...

Jembatan Darurat Desa Kilong Putus Diterjang Banjir, Ini Langka Cepat PU-PR Pultab

  Taliabu - Suaraindonesia1, Akses jembatan darurat Desa Kilong yang menghubungkan warga Ibu Kota Taliabu dan Taliabu Barat Laut, Lede, Utara terputus setelah dihantam banjir....

Royke Tangkere: Sosok Milenial Optimis dan Bersahaja.

  Bitung- Suaraindonesia1, sosok milenial dan bersahaja ini, adalah merupakan tokoh muda yang cukup terkenal di kota Bitung (Sulut). Banyak prestasi-presti serta ide-ide cemerlang yang...

Senator Aceh Fadhil: Ganja untuk Keperluan Medis Dimungkinkan..!

  JAKARTA- Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, mengatakan sangat memungkinkan jika di Indonesia melakukan pelegalan ganja untuk medis. Hal ini...

Klarifikasi Lengkap Oknum Anggota Polisi Yang Diduga Ikut Lakukan Pengeroyokan

  Boalemo - Suaraindonesia1, Terkait dengan dugaan pengeroyokan yang menyeret nama Oknum Polisi ZI alias DI bertugas di Polda Gorontalo bersama beberapa warga Desa Rejonegoro...

Aspirasi Masyarakat Pulau Bunaken Diserap Komite II DPD RI

  BUNAKEN — Sulut, Suaraindonesia1, Komite II DPD RI menyerap aspirasi masyarakat Pulau Bunaken terkait masalah kepemilikan hak atas tanah warga. Pertemuan ini dihadiri oleh...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.