Hadiri Sosialisasi Blok WPR, Bupati Saipul : Kami Komitmen Perjuangkan Aspirasi Penambang

239
Sosialisasi
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga saat membeikan sambutan (Foo: Suaraindonesia1/Hms)
Suaraindonesia1, Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menghadii sosialisasi yang dilaksanakan oleh Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Pohuwato, Selasa (23/08/2022).

Kegiatan sosialisasi oleh APRI ini berlangsung di balai pertemuan Wisata Pangimba, Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia turut dihadiri Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, pemerintah provinsi, unsur polres pohuwato, Anggota DPRD, Benny Nento, asisten, pimpinan OPD, dan para Camat.

Sosialisasi
Suasana saat sosialisasi yang dilakukan oleh APRI Pohuwato (Foto: Suaraindonesia1/Hms)

Dalam sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan terkait SK Menteri ESDM Nomor 98.K/MB.01/MEM,B/2022 tentang wilayah pertambangan Provinsi Gorontalo.

“Ini menjadi acuan Pemkab Pohuwato dan DPC APRI Kabupaten Pohuwato untuk memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi WPR dan pra-syarat IPR, sehingga masyarakat penambang lokal bisa mendapatkan hak dalam mengelola tambang sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Saipul.

Ia juga berterimakasih kepada pihak terkait yang telah bersinergi teutama dalam mendorong percepatan implementasi WPR di Kabupaten Pohuwto.

Sosialisasi
Bupati Pohuwato, sat foi bersama dengan APRI Pohuwato dan masyarakat penambang (Foto: Suaraindonesia1/Hms)

“Terima kasih kepada Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan ESDM Provinsi Gorontalo selaku narasumber, terima kasih pula kepada DPW APRI Provinsi Gorontalo, DPC APRI Pohuwato yang telah bersinergi bersama tim percepatan implementasi WPR Kabupaten Pohuwato yang telah mendorong pelaksanaan sosialisasi yang dilanjutkan dengan kegiatan deliniasi blok-blok WPR di Kabupaten Pohuwato,” ungkap Saipul.

Bupati Pohuwato ini juga mengatakan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat penambang. Untuk itu, ia berharap agar melalui sosialisasi ini masyarakat penambang dapat mengikuti dengan baik kegiatan tersebut.

“Namun hal tersebut harus melewati tahapan dan proses yang sangat panjang yang alhamdulillah mulai ada pembuktiannya, ini adalah wujud perjuangan kita bersama,” terang Saipul.

“Ikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga pada akhirnya kita semua akan mendapatkan pemahaman yang sama demi terwujudnya tambang legal dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC APRI Pohuwato, Limonu Hippy menjelaskan, sosialisasi ini merupakan tindaklanjut hasil rapat konsultasi Dinas Penanaman Modal ESDM Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Daerah Pohuwato.

“Tujuan sosialisasi ini untuk memberikan informasi ke penambang dalam hal menentukan lokasi atau blok WPR yang telah ditetapkan Kementerian ESDM,” jelas Limonu.

Sosialisasi blok wilayah pertambangan rakyat (WPR) dan pra-syarat izin pertambangan rakyat (IPR) oleh DPC Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Pohuwato diikuti ratusan penambang. (Abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.