Jangan Menahan HaK Orang !

54

 

SumbaSumba barat daya SuaraIndonesia1-
Pada tanggal 12-05-2022. Ya ini adalah renungan yang saya buat di hari yang sama, pada Malam hari ini, saya ingin membahas dan merenungkan tentang firman TUHAN, yang ada didalam kitab Amsal, yaitu : “Janganlah menahan kebaikan dari pada orang orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya. Janganlah engkau berkata kepada sesamamu; “Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi,” sedangkan yang diminta ada padamu.” (Ams 3 : 27-28).

Ayat ini, sangat cocok, untuk seseorang yang suka menunda-nunda apa yang seharusnya menjadi milik seseorang, bisa dikatakan seseorang ini juga bisa disebut sebagai orang fasik. Mengapa demikian ?orang

Bukankah, firman TUHAN sudah jelas berkata bahwa kita dilarang untuk menahan hak orang, apalagi mengambil hak orang.Seseorang yang melakukan demikian, dapat dikatakan sebagai orang fasik.

Padahal, orang fasik sendiri adalah orang yang dimurkai oleh TUHAN.orang

So, berlakulah baik dan ubahlah tingkah laku agar semuanya menjadi lebih baik. Karena, apa yang kita tabur itu yang akan kita tuai [kembali pada : ( Gal 6 : 7 )]. Kita, bisa saja melakukan perbuatan semena-mena terhadap seseorang, tetapi tabur tuai tetap berlaku, mungkin saja TUHAN akan membalasnya dengan hal yang sama yang pernah anda lakukan kepada seseorang tersebut.

Baca: Kapolres Aceh Tamiang Lakukan Penyekatan Dan Pemeriksaan Terhadap Pedagang Sapi Luar.

Pesan untuk kita semua :

“Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah” ( Gal 6 : 9 ).

Karena, kebaikan yang kita lakukan didalam Kristus, tidak akan pernah sia-sia. [Ref : ( 1Kor 15 : 58 )].

Imanuel, Allah beserta kita. [: ( Mat 1 : 23 )]. Amin.Tulilsan Orang beriman dari Kuli tinta).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.