Exclusive Content:

Ruas: Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Cocok

Masih menjadi teka-teki dari para sosok yang mencalonkan diri,...

Meutia F. Hatta: Amanahkan Safni Sikumbang Untuk ”Bangkik Batang Tarandam” di Limapuluh kota.

Putri Proklamator, Prof Dr Meutia Farida Hatta tegaskan, agar...

Ipda Robby: Keutamaan Mohon Ampunan Allah Swt

Kapolsek Sungai Rumbai Polres Mukomuko Polda Bengkulu, Ipda Robby...
BerandaNASIONALJokowi: Sektor Pertanian Akan Meningkat Perkenomian Petani Daerah

Jokowi: Sektor Pertanian Akan Meningkat Perkenomian Petani Daerah

Author

Date

Category

Sektor pertanian akan meningkatkan perekonomian di daerah, dan berpotensi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Selatan, Presiden Joko Widodo menyoroti permintaan masa depan dari IKN, sebagai peluang menjanjikan bagi petani lokal dan produsen pertanian.

“Nanti kan ada demand, ada permintaan dari pasar baru yang namanya IKN tentu saja kalau ada kelebihan produksi beras di sini bisa dikirim ke IKN,” ujar Presiden.

Usai meninjau program pompanisasi di Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng, pada Jumat, 5 Juli 2024.

Kehadiran IKN juga diprediksi akan meningkatkan permintaan untuk produk pertanian seperti beras, sayuran, dan bawang, yang dapat dengan mudah dipasok dari surplus yang diproduksi di daerah sekitar.

Sebagai contoh, Presiden mencatat bahwa jika ada kelebihan produksi bawang, yang saat ini dijual dengan harga yang menguntungkan, ini bisa dengan mudah ditransfer untuk memenuhi kebutuhan IKN.

BACA JUGA: Presiden Jokowi, Rakornas Bahas Pengendalian Inflasi 2024

BACA JUGA: Syukuran dan Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 77th Seknas Jokowi Se-Jabodetabek

“Ada kelebihan produksi sayur di sini bisa ditarik ke IKN, ada bawang merah tadi yang juga harganya baik sangat baik 30 ribu (per kg) bisa ditarik ke IKN,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden Widodo menekankan peran strategis IKN dalam mendorong gelombang baru pertumbuhan ekonomi yang berpusat pada prinsip keberlanjutan.

Perspektif ini sejalan dengan visi yang lebih luas untuk menjadikan IKN, sebagai model pembangunan kota berkelanjutan.

Serta tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi tetapi, juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Saya kira IKN akan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru dan kita ingin juga terjadi transformasi ekonomi terutama yang berkaitan dengan ekonomi hijau,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga mengunjungi Kabupaten Bulukumba dan mengecek harga bahan-bahan pokok di pasar setempat.

Presiden mengapresiasi produktivitas pertanian di Sulawesi Selatan yang tercermin dari harga sejumlah komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan di Pulau Jawa.

“Tadi saya lihat bawang merah 30 ribu, cabai 30 ribu, dan yang lain-lainnya semuanya lebih murah dari yang di Jawa.

Setelah saya tanya, ternyata di sini ada produksi sendiri di Sulawesi Selatan, ini sangat bagus,” (Red Saidi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments