Kepala Rutan Kota Agung Beri Apresiasi Atas Gagasan CPNS Membuat Loker Penitipan.

198

 

SuaraIndonesia1. Tanggamus –Guna meminimalisir penyelundupan Handphone dan barang terlarang lainnya, kini Rutan Kota Agung menyediakan loker penitipan. Tak main-main, aturan ini wajib ditaati baik bagi pengunjung maupun petugas yang melewati pintu II.

Penyediaan loker ini digagas oleh salah seorang CPNS Rutan Kota Agung, Erwin, sebagai salah satu aktualisasinya. Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kota Agung Akhmad Sobirin Soleh menyampaikan apresiasi layanan loker ini, pada Kamis (29/09).

Baca: Kepala Kantor Cabang BPJS Sentil Klinik Alhafa Medika Atas Klarifikasi Ngaur.

“Siapapun yang melewati area pintu II harus di geledah. Semua jenis alat komunikasi, tas serta barang yang dapat mengganggu dan menimbulkan gangguan kamtib harus dititipkan di setiap loker yang telah disediakan, sehingga tidak ada lagi alasan bahwa Rutan Kota Agung terjadi pembiaran penyelundupan Hp kedepannya,” tegas Sobirin.rutan

Sikap tegas Karutan ini didukung penuh oleh jajaran dibawahnya. Ini terlihat dari kekompakan jajaran pejabat struktural yang terdiri Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Kasubsi Pelayanan Tahanan, dan Kasubsi Pengelolaan turun langsung bersama meninjau fasilitas loker yang terpasang di area loket layanan/wasrik, serta di area P2U.rutan

Selain itu, mereka juga memberikan himbauan pada petugas piket layanan untuk memberikan sosialisasi kepada para pengunjung tentang penggunaan loker penitipan barang ini.rutan

“Saya akan terus mendorong ide-ide kreatif dari CPNS angkatan 2022. Dengan harapan, dari ide kreatif itu akan tumbuh menjadi inovasi yang berkontribusi positif bagi peningkatan kinerja organisasi. Kalau kinerja organisasi meningkat, tentu indeks kepuasan masyarakat akan meningkat karena merasa dilayani dengan baik,” pungkas Sobirin
(Yuliar).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.