Ketua DPRD Sumbar Supardi : Kepala Daerah Harus Berikan keterangan Resmi Terkait NII, Jangan Sampai Sumbar Jelek

 

PADANG – Suaraindonesia1,  Terkait dengan pengungkapan jaringan Negara Islam Indonesia (NII)  dengan jumlah anggota 1.125 di Provinsi Sumatera Barat  (Sumbar). Ketua DPRD Sumbar Supardi minta kepala daerah memberikan keterangan resmi, untuk mengatisipasi terbangunanya anggapan bahwa Sumbar adalah sarang teroris.

“ Dinyatakan oleh pihak kepolisian, ada ratusan masyarakat yang terlibat NII tersebar  di Kabupaten Dharmasraya dan Tanah Datar. Hingga sekarang, para bupati belum memberikan keterangan resmi, agar lebih pasti mereka harus turun langsung untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya terkait jaringan tersebut,” katanya saat diwawancarai, Jumat (15/4) di rumah dinasnya.supardi

Dia mengatakan, sebagai unsur pemerintah provinsi, pihaknya belum mengetahui konteks terorisme yang diusung oleh NII, apakah itu pemberontakan atau ajaran garis keras.

Baca: Adek ‘Kupi Batigo’ Dilantik Jadi Direktur Eksekutif Unsur Pelaksana BPPD Sumbar

Ketika persoalan ini terus bergulir dan pemerintah daerah diam , dampaknya bisa lebih berbahaya dimana Sumbar bisa dikatakan sarang teroris, kareena basis NII.supardi

Hingga sekarang pemerintah daerah belum mengambil sikap,  pihak luar pun akan menilai stigma itu benar, karena tidak ada klarifikasi. Secara dampak, banyak hal negatif yang akan  diterima Sumbar jika isu sarang teroris tidak dituntaskan.

Para investor akan takut menanamkan modal disini, para wisatawan pun tidak akan melirik Sumbar, para perantau pun juga tidak nyaman karena berasal dari daerah basis NII.supardi

“ DPRD Sumbar mendesak untuk segera menuntaskan ini, dari beberapa kali penangkapan tetap tidak ada keterangan resmi dari pemrintah dan pihak kepolisian,” katanya.

Dia menegaskan secara budaya, orang Minang  tidak memiliki jiwa pemberontak melainkan jiwa yang kritis, seperti PDRI. Itu bukan pemberontakan,  melainkan upaya koreksi masyarakat terhadap penyimpangan pemerintah pusat.

“ Mungkin saja paham-paham NII dibawa oleh orang-orang luar ke Sumbar, sehingga  berkembang dari generasi ke generasi dengan sasaran masyarakat kalangan tertentu,” katanya.

Dia meminta gubernur melakukan koordinasi dengan para bupati dan walikota dari 19 kabupaten/kota, ajak pihak kepolisisan duduk bersama. Karena menyangkut persoalan agama,  sertakan MUI untuk mencarikan jalan keluar.

“Kalau memang betul itu yang terjadi, maka kita semua harus bertanggungjawab, di situ ada pembinaan dan jangan dibiarkan, tugas polisi menangkap dan tugas kita pemerintah melakukan pembinaan, ini yang belum jelas,” katanya.

Sebelumnya, Mabes Polri menyebut, anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia atau NII di Sumbar mencapai 1.125 orang.

Jaringan NII sudah berkembang masif di Indonesia. Di antaranya di Jakarta. Jawa Barat, Bali, Maluku dan Sumatra Barat,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.

Khusus di Sumbar, kata Ramadhan, sesuai keterangan para tersangka yang telah berhasil diamankan, NII sudah berada pada tingkatan atau cabang, anggotanya mencapai 1.125 orang di Sumbar. 400 orang di antaranya merupakan personal aktif dan selebihnya non aktif, sudah dibaiat, namun belum aktif dalam kegiatan NII.(***)

Must Read

Related News

Raker dengan KPU dan Bawaslu, Senator DPD RI Fernando Sinaga Desak Penyusunan PKPU Dipercepat

  Jakarta – Suaraindonesia1, Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Raker dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum...

Guna Mengoptimalkan Pembangunan Sumbar, Ketua DPRD dan Gubernur Bertemu Perantau

  PADANG- Suaraindonesia1, Bahas sejumlah isu strategis untuk mengoptimalkan pembangunan daerah, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi beserta Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah, adakan pertemuan...

LaNyalla: Harga Bahan Pokok Tak Stabil di Surabaya Ganggu Roda Perekonomian

  SURABAYA - Suaraindonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan perhatian terhadap harga sejumlah bahan pokok di Surabaya, Jawa Timur, yang sangat fluktuatif. LaNyalla...

Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM Solar di Pati

  Pati,Suaraindonesia1 - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ungkap sindikat penimbunan BBM jenis solar bersubsidi. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memimpin press release kasus penyalahgunaan...

Canangkan Program BIAN, Di Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Sejumlah Pihak Komitmen Bersama

  Taliabu | Suaraindinesia1.Id - 24/05/2022 Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) untuk 9 Desa di wilayah kerja Puskesmas Losseng , kecamatan Taliabu Timur Selatan,...

495 Gambar Mural Ikonik Jakarta Mulai Hiasi Tembok Pembatas Jalan RE Martadinata

  Jakarta.SuaraIndonesia1 - Mural Ikonik Jakarta mulai menghiasi tembok pembatas jalan di sepanjang Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ditargetkan terdapat 495 gambar yang...

Perumda Delta Tirta Ulang Tahun Yang Ke-44, Masyarakat diguyur Promo Layanan

  SIDOARJO, suaraindonesia1 - terhitung masi 2 bulan lagi tepatnya 05/07/22 Perumda Delta Tirta Ulang Tahun ke 44 namun masyarakat Sidoarjo sudah merasakan sensasi kebahagiaan...

SBY Beri Bantuan untuk Pacitan di Porprov Jatim, LaNyalla: Kepedulian yang Harus Ditiru

  SURABAYA – Suaraindonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), atas kepeduliannya terhadap olahraga,...

Viral… Gerbang Tol Tomang Terjadi Tindak Kekerasan 2 Pengemudi Mobil Mewah

  JAKARTA, Suaraindonesia1, Kasus dugaan tindak kekerasan yang dilakukan pengemudi mobil Pajero kepada pengemudi mobil Yaris di gerbang Tol Tomang, Jakarta Barat dan viral di...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.