Tinjau Lokasi Pelaksanaan Pilkades, Wabup Suharsi Harap Semua Berjalan Lancar

148
Suharsi
Wabup Suharsi saat kunjungi TPS (Foto: Suaraindonesia1/Hms)
Suaraindonesia1, Pohuwato – Memastikan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) berjalan lancar. Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa kunjungi beberapa TPS yang ada diwilayah Kecamatan Marisa, Rabu (10/08/2022).

Ada beberapa TPS yang dikunjungi Wabup Suharsi yakni 3 TPS di Desa Palopo, 4 TPS di Desa Pohuwato Timur dan 1 TPS di Desa Pohuwato.

Suharsi
Wabup Suharsi menyalami warga saat memantau TPS dibeberapa desa (Foto: Suaraindonesia1/Hms)

Selaku pemerintah daerah, Wabup Suharsi mengapresiasi dan berterima kasih kepada panitia pilkades serta pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi lancarnya pesta demokrasi yang ada di desa.

“Kami telah melakukan peninjauan ke beberapa tempat seperti di Kecamatan Marisa. Saat ini juga pak Bupati mendampingi pak Kapolda juga melakukan hal yang sama, meninjau sejumlah TPS yang ada di Paguat, Marisa dan Duhiadaa, demikian juga dengan pimpinan OPD yang memantau pelaksanaan pilkades di 62 desa. Alhamdulillah terlihat pada beberapa TPS yang dikunjungi sudah berjalan dengan baik, kemudian juga antusias masyarakat sampai saat ini juga terlihat sangat baik,” jelas Suharsi.

Pemerintah daerah kata Wabup Suharsi berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pilkades serta pihak terkait dalam menjaga kondusifitas perhelatan pesta demokrasi yang digelar enam tahun sekali.

“Insyaallah semua berjalan aman, lancar dan terkendali. Kepada masyarakat kiranya menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pesta demokrasi di desa ini berjalan aman,” harapnya.

Terakhir kepada masyarakat dan para pendukung calon kades, Wabup Suharsi berharap agar dapat menghargai satu sama lain. Artinya, siapa yang terpilih mari kita dukung bersama demi kemajuan dari desa itu sendiri. Pun demikian yang kalah kiranya menerima kekalahan, jadikanlah kekalahan adalah sukses yang tertunda.

“Karena yang namanya pilkades pasti ada yang kalah dan ada yang menang dan itulah namanya demokrasi. Tetapi ingat, jangan sampai pesta demokrasi ini menimbulkan afek yang tidak baik di kemudian hari, karena disini kita mencari pemimpin desa 6 tahun kedepan,” pungkasnya. (Abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.