Modus Dukun Mengobati Pasien Sakit Karena Diguna-guna, Seorang Wanita 20 Tahun Jadi Korban Pencabulan

 

SuaraIndonesia1, Tenggarong, Kaltim – Aksi kasus pencabulan berlatar belakang Dukun pengobatan alternatif di Bukit Biru Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Seorang wanita berusia 20 tahun jadi korban pencabulan oleh Kadirun seorang pria yang diketahui sebagai ahli pengobatan alternatif/dukun yang berusia 60 tahun.

Dukun

Tim Aligator Satreskrim Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat informasi dari Kanit Reskrim Polsek Tenggarong, lalu mendatangi lokasi kejadian dan mengumpulkan informasi dari saksi-saksi. Dan diperoleh keterangan pelaku adalah Kadrun.

Baca: Pelaku Pembuang Bayi di Desa Neglasari Berhasil Diungkap Polsek Jasinga

 

Selanjutnya Tim Aligator Polres Kukar berhasil menangkap pelaku Kadirun (60), yang merupakan pelaku persetubuhan atau pencabulan terhadap perempuan berinisial TW (20) dengan modus pengobatan.

Dimana, tim aligator berhasil menangkap pelaku di sebuah rumah yang terletak di Jalan Datar Asam Rt 26 desa Loa Duri Ilir kecamatan Loa Janan, Kukar, pada Rabu (22/12/2021) sekitar pukul 11.00 Wita.
Sementara, pelaku menjalankan aksinya di rumah korban yang betada di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong.

Kapolres Kukar, AKBP Arwin Amrih Wientama didampingi Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Dedik Susanto menjelaskan, tersangka Kadirun tersebut ditangkap akibat diduga meniduri korban dengan modus pengobatan.

Di mana, kornologis kejadian berawal pada Minggu (19/12/2021), pelaku dijemput oleh adik korban dari Harapan baru untuk di ajak kerumahnya di desa Bukit Biru, dengan maksud untuk mengobati sakit gatal karena di guna-guna orang.

“Setelah sampai di rumah korban, pelaku melihat korban dan dibilang bahwa korban juga di guna-guna, dan berencana akan diobati juga,” ujar AKP Dedik.

Kemudian, sekira jam 20.00 wita, pelaku memulai ritual pengobatan kepada korban didalam kamar, kemudian korban dipijit serta di bacakan doa oleh pelaku dengan alasan ada diganggu mahluk halus.

Lanjutnya AKP Dedik, setelah proses pengobatan hampir selesai, pada saat Korban telentang, tiba-tiba pelaku berusaha membuka celana korban dan memaksa korban untuk diajak berhubungan badan.

Bahkan, pelaku Kadirun juga membekap mulut Korban menggunakan selembar kain putih dengan maksud agar Korban tidak bersuara.

“Dikarenakan korban merasa takut, ahkirnya menuruti kemauan pelaku untuk berhubungan badan, Setelah kejadian tersebut korban berencana menginap di rumah tetangga dikarenakan takut dan tidak mau serumah dengan Pelaku,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaku sendiri berdalih mau ke rumah istrinya di Loa kulu dan minta diantar oleh adik korban menggunakan sepeda motor. Setelah pulang dari mengantar Pelaku, adik korban kembali kerumah dan mendapati korban sudah ada di rumah dan menangis serta bercerita tentang kejadian tersebut,” terang AKP Dedik.

Setelah mendapat informasi dsri Polsek Tenggarong, tim Aligator Polres Kukar langsung bergerak cepat menangkap tersangka tanoa perlawanan dan mengumoulkan sejumlah barang bukti, berupa VER ( Visum et repertum ) korban, baju dan celana korban, selembar sajadah, selembar kain putih, Keris kecil bentuk gunungan, Minyak wangi merk Fambo dan Dupa harum.

Atas perbuatan tersangka Kadirun dijerat Pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun kurungan penjara. Tersangka juga sudah diamankan di Mapolres Kukar,” pungkasnya. (bbm)*

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.