Exclusive Content:

Dharma Bhakti TMMD Wujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah

Dengan mengusung Dharma Bhakti  TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di...

Wartawan Luak Limopuluah ” Todong” Wahyudi Thamrin Ikuti Konstetasi Pilwako Payakumbuh 2024- 2029

Wartawan Luak Limopuluah pantas acungkan jempol atas kemunculan Wahyudi...

Silent Majority, Dirty Vote & Parodi Politik

Perhelatan politik Pemilu 2024 dengan segala dinamika dan atmosfirnya...
BerandaPOLITIKParlemen Tembok Merah Tekan Rishi Sunak Perdana Menteri Inggris

Parlemen Tembok Merah Tekan Rishi Sunak Perdana Menteri Inggris

Author

Date

Category

Inggris I Suara Indonesia1.id  – Anggota parlemen Tory Tembok Merah menekan Rishi Sunak Perdana Menteri Inggris untuk memulihkan imigrasi bersih. Grup rencana mengeluarkan 12 poin yang menyerukan aturan imigrasi yang lebih ketat untuk pekerja perawatan, pelajar, dan pengungsi.

Perdana mentri Rishi Sunak menghadapi tuntutan dari anggota Parlemen Konservatif “Tembok Merah” untuk memangkas jumlah perawatan, pelajar asing, dan pekerja pengungsi dari luar negeri yang diizinkan masuk ke Inggris pada saat Pemilihan Umum berikutnya.

Anggota parlemen angkatan 2017 dan 2019, yang menyebut diri mereka Konservatif Baru, telah mengeluarkan rencana 12 poin untuk memangkas migrasi bersih ke Inggris dari 606.000 menjadi 240.000 sebelum akhir 2024.

Mereka termasuk wakil ketua Partai Tory, Lee Anderson, backbencher Miriam Cates dan anggota Parlemen Ipswich, Tom Hunt. Semua personal itu biasanya dianggap setia kepada perdana menteri.

Tekanan mengikuti kemarahan partai atas angka resmi yang dirilis pada Mei, menunjukkan bahwa total imigrasi jangka panjang mencapai kenaiak dengan rekor tertinggi sejumlah 1,2 juta orang. Sementara imigrasi  berjumlah 557.000. orang

Kenaikan tersebut sebagian besar dipicu oleh orang-orang dari luar Uni Eropa. imigrasi yang memasuki Inggris itu diantaranya untuk belajar, bekerja dan mereka yang melarikan diri dari konflik atau penindasan di negara asalnya.

Satu sumber Tembok Merah mengatakan bahwa anggota parlemen Tory di utara Inggris telah “dipukul di ambang pintu” karena imigrasi. “Kami banyak berjanji pada 2019 tentang mengambil kembali kendali atas perbatasan kami dan waktupun terus berjalan,” kata sumber itu.

Langkah-langkah yang diajukan oleh Konservatif Baru untuk mengurangi migrasi ke dalam jangka panjang (LTIM) sebesar 82.000. Langkah tersebut termasuk menutup skema sementara pemberian kelayakan visa pekerja untuk “pekerja perawatan” dan “pekerja perawatan senior”

Mereka juga mengusulkan untuk menghentikan mahasiswa asing yang lulus dan tinggal menetap di Inggris hingga dua tahun untuk mencari pekerjaan.

Selain itu pihak Konservatif Baru mengusulkan perpanjangan waktu penutupan rute, bagi imigrasi yang bergantung pada mahasiswa. Karena hal itu memungkinkan anggota keluarga mahasiswa, untuk mengakses pasar kerja. Kedua tindakan ini dapat memangkas LTIM sebesar 125.000, demikian klaim laporan tersebut.

Anggota parlemen menganjurkan hanya mengizinkan pekerja terampil yang berpenghasilan £ 38.000 setahun atau lebih yang masuk ke Iggris. Dengan demikian hal ini dapat mengurangi migrasi ke dalam untuk jangka panjang sebanyak 54.000 orang per tahun, klaim mereka lagi.

Langkah-langkah yang diusulkan pihak Konservatif Baru tersebut dikritik oleh para ahli karena terlalu sederhana dan berpotensi merusak ekonomi.

Dalam laporan tersebut, anggota parlemen memberi tahu Sunak bahwa janji untuk mengurangi imigrasi merupakan kunci utama kemenangan Boris Johnson pada tahun 2019 lalu.

Ketika Tories memperoleh keuntungan besar di bekas pusat Partai Buruh , yang kemudian disebut kursi Tembok Merah.

“Tanpa tindakan cepat untuk mengendalikan imigrasi, partai Konservatif akan semakin mengikis kepercayaan ratusan ribu pemilih,’ yang memberikan suara mereka pada partai pada tahun 2019,” kata laporan itu.

Kelompok itu juga mengatakan sistem pasca-Brexit “terlalu lunak” dan tidak berfungsi. Kelompok itu juga mengatakan bahwa “migrasi massal memiliki konsekuensi ekonomi dan budaya yang tidak stabil”.

Langkah-langkah lain yang diusulkan meliputi:

Batas 20.000 untuk jumlah pengungsi yang diterima untuk pemukiman kembali di Inggris.

Pembatasan skema kemanusiaan di masa depan seperti skema Ukraina, Afghanistan, dan Hong Kong jika perkiraan pengurangan 168.000 tidak terwujud.

Implementasi ketentuan RUU Migrasi Ilegal yang diklaim akan menyebabkan pengurangan setidaknya 35.000 LTIM.

Kenaikan ambang pendapatan gabungan minimum menjadi £26.200 untuk mensponsori pasangan dan menaikkan persyaratan bahasa minimum menjadi B1 (tingkat menengah). Ini akan mengarah pada pengurangan sekitar 20.000 LTIM, klaim anggota parlemen.

Membuat laporan komite penasehat migrasi tentang pengaruh migrasi terhadap perumahan dan layanan publik, bukan hanya pasar pekerjaan, dengan menempatkan permintaan di masa depan setara dengan kebutuhan tenaga kerja di semua studi.

Batas 5% untuk jumlah perumahan sosial yang dapat diberikan dewan kepada warga negara non-Inggris.

Menaikkan biaya tambahan kesehatan imigrasi menjadi £2.700 per orang per tahun.

Dikutip dari The Guardian

Saidi Hartono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments