Pdt. Melky Wayangkau, S. Th. Rindu Kepada Kediaman Allah.

129
Pdt. Melky Wayangkau, S. Th berkhotbah di GBI Bethesda Mariadei.

 

Yapen Waropen-Suaraindonesia1. Id. Pdt. Melky Wayangkau, S. Th telah memimpin ibadah Minggu pagi di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bethesda Mariadei Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua. Minggu, (02/10/2022).

Pdt. Melky Wayangkau, S. Th mengajak jemaat GBI Bethesda Mariadei dalam pembacaan pada Kitab Mazmur 84:1-13. “Rindu kepada kediaman Allah”.

“Allah telah menempatkan kerinduan itu dalam hati setiap anak manusia, kerinduan akan ketenangan dan damai dalam Tuhan, kerinduan untuk datang ke bait-Nya tetapi kita berusaha untuk menekan kerinduan itu dengan berbagai cara”. Ucapnya Pdt. Melky Wayangkau, S. Th kepada jemaatnya.Melky wayangkau

Keinginan terdalam kita untuk rasa aman dan dikenal terpenuhi ketika kita berangkat/berjalan tanpa hambatan (tanpa cela, tulus, berserah sepenuhnya). Maka kita menerima kasih karunia dan kemuliaan dalam persekutuan dengan Kristus. Dan itu jauh lebih baik dari apapun yang hanya bisa memberikan kebahagiaan sementara pada akhirnya.

Baca: Jenazah Korban Kebiadaban KKB Tiba di RS Bhayangkara Manokwari

“Karena betapa senangnya berada bersama Allah dalam bait-Nya. “Lebih baik satu hari di pelataran-Mu daripada seribu hari di tempat lain, lebih baik di ambang pintu rumah Allah daripada dian di kemah-kemah orang fasik.” (vs. 11) Seribu hari di tempat lain tidak dapat dibandingkan dengan satu hari di rumah Tuhan, Suatu hari bersama Tuhan memberi kekuatan untuk semua hari dalam kehidupan dan pekerjaan Anda”. Jelasnya Pdt. Melky, S. Th

Tuhan Allah memberikan terang, kehangatan dan hidup seperti matahari. Sebagai orang percaya Anda bisa menyayangi di dalam Dia dan menikmati kebersamaan, anugerah dan perlindungan-Nya. Dia memberi banyak berkat. Dia memberikan semua yang diinginkan anak-anak-Nya yang dengan setia menaati perintah-perintah-Nya dan berjalan pada jalan-Nya. Sangat indah ada di rumah Allah karena anugrah Allah. Melalui Yesus Kristus dan Roh Kudus-Nya, kita dapat tinggal bersama Allah. Setiap hari kita dapat kembali kepada TUHAN dan menikmati kasih-Nya.

“Jika dalam hati kita tidak memiliki cinta yang besar kepada Allah, maka jangan berharap akan sungguh-sungguh merindukan-Nya. Karena itu, marilah kita bangkitkan rasa cinta yang tulus kepada Tuhan. Perasaan cinta dapat timbul di hati kalau seseorang mengerti besarnya kebaikan dan kasih Allah dalam hidupnya”. Tutupnya Pdt. Wayangkau, S. Th kepada jemaat.

(Mochtar)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.