Peringati Harlah ke 99 NU dan Ruwahan Massal, PWNU DKI Jakarta Rajut Kembali Harmonisasi Ulama Habaib

 

Jakarta, suaraindonesia1 – Peringatan Harlah ke 99 Nahdlatul Ulama sekaligus Ruwahan Massal yang diselenggarakan oleh PWNU DKI Jakarta di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap Jakarta Timur, berlangsung meriah, terasa penuh kebahagiaan di tengah harmonisasi yang terjalin antara Ulama dan Habaib pada saat acara berlangsung

Keluarga Besar NU Jakarta yang hadir bersama para santri, terlihat khusyu’ mendengarkan Mau’idzhoh Hasanah dari Para Ulama dan Habaib. Bukan hanya itu, para tamu undangan yang terdiri dari para tokoh masyarakat, pejabat baik dari sipil dan militer terlihat ikut hanyut menikmati rangkaian acara.Harlah

Lutfi Hakim, Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, sekaligus Ketua Panitia Harlah NU dalam sambutannya menyampaikan perihal Tema yang dipilih pada acara Harlah dan Ruwahan Massal ini, yaitu Menuju 100 Tahun NU ; Merawat Jakarta Membangun Peradaban. Tema yang hampir mirip dengan Tema Harlah NU pada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini lebih menitikberatkan pada posisi Jakarta pasca tidak lagi menjadi Ibukota Negara.

Baca: Ir.Agung Karang Terpilih  Sebagai Ketua DPW FKKSMN DKI Jakarta

“Nah, di sinilah letak pentingnya “Merawat Jakarta”, dalam artian NU Jakarta harus punya kesadaran untuk mengambil bagian dalam memberi kontribusi ide-ide dan gagasan kepada pemerintah sehingga mampu menyusun perundang-undangan yang diharapkan mampu menegakkan segala aspek kehidupan kota Jakarta agar kota ini tetap lincah, cepat, dan memiliki daya saing yang kuat dibanding kota-kota dunia lainnya”. Jelas Luthfi

“Membangun peradaban adalah membangun manusia-manusianya. Ia berarti membangun manusia yang menyadari sepenuhnya tanggung jawab dirinya kepada  Allah, yang memahami dan menunaikan keadilan terhadap dirinya sendiri dan orang lain dalam masyarakatnya, yang terus berupaya meningkatkan setiap aspek dalam dirinya menuju kesempurnaan sebagai manusia yang beradab”. Kata LutfiHarlah

Acara yang berlangsung cukup lama ini, diisi oleh Tausiyah para Ulama dan Habaib diantaranya, Habib Taufik bin Abdul Qodir Assegaf Ketua Umum Robithoh Alawiyah, Habib Ahmad bin Novel Jindan, Habib Ali Hasan Bahar, Rois Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH.Muhyiddin Ishak, Ketua PWNU KH. Samsul Ma’arif, Kyai Lukman Hakim Hamid sebagai tuan rumah, pengurus NU Se-Jakarta, serta para Tokoh Masyarakat, Wagub DKI Jakarta, kemudian dari Polda Metro Jaya serta Kapolres dan Dandim Jakarta Timur serta MUI Jakarta. (Report, Jerry Patty

- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.