Pesta Miras Oplosan Dalam Lapas Samarinda, Tiga Napi Tewas 1 Kritis

177

 

SuaraIndonesia1.id, Samarinda, – Tiga dari empat narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIA Samarinda, Kaltim tewas usai pesta miras oplosan di dalam sel. Akibatnya tiga orang tewas dan satu kritis di rumah sakit Samarinda. Kejadian tersebut pada kamis (22/9/2022) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun. Ke empat narapidana tersebut mengoplos minuman alkohol dengan bubuh minuman sachet.

Menurut informasi yang dihimpun dari pihak lapas, saat melakukan minuman oplosan tersebut para napi lain melaksanakan kegiatan keagamaan yakni Yasinan malam Jumat.oplosan

Kepala Lapas Klas IIA Samarinda, Ilham Agung mengatakan, awalnya mendapatkan laporan satu napi yang harus dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Dirgahayu Samarinda karena mengalami kejang-kejang.

Baca: Berakhir Petualangan Rudiansyah Pelaku Curanmor, Ditangan Unit Rekrim Polsek Samarinda Sebrang

“Awalnya satu orang, selang 15 menit minta izin lagi untuk merujuk tiga orang, saya kaget kok habis merujuk satu merujuk lagi tiga orang ada apa? Disebut kejang-kejang, kami langsung menuju lapas,” kata Ilham, pada Jumat (23/9/2022).

Rupanya, sesampainya di lapas, ketiga napi yang kejang-kejang sudah dilarikan ke RS AW Sjahranie Samarinda.

Setelah sekira 15 menit berada di lapas, Ilham kemudian mendapat kabar napi yang dirujuk pertama di RS Dirgahayu meninggal dunia.

“Total tiga meninggal, satu masih perawatan di AW Sjahranie, kondisinya mulai membaik sudah bisa diajak komunikasi,” katanya.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di kamar keempat napi tersebut. Dari hasil penggeledahan didapati botol diduga bekas alkohol yang dikonsumsi oleh keempat napi tersebut.

“Informasi teman-teman sekamarnya juga ada botol bekas alkohol itu, ada juga bungkusan jasjus satu sachet ditemukan.

Setelah kami tanya 10 teman mereka menjawab sepertinya minum alkohol dicampur jasjus karena baunya bau alkohol, semuanya ditanya jawabannya seperti itu,” kata Ilham.

Mendapati hasil penyelidikan awal seperti itu, pihak lapas menyimpulkan bahwa keempatnya keracunan akibat mengonsumsi minuman oplosan yakni alkohol dicampur minuman sachet.

“Untuk dapatnya Alkohol dari mana masih kami dalami,” ujarnya. Saat ini pihak Lapas Klas IIA sudah melakukan kordinasi bersama Tim Inafis Polresta Samarinda untuk menyelidiki kejadian ini.

“Jasad ketiganya masih di kamar mayat menunggu keluarganya datang, karena berasal dari luar daerah ada yang dari Penajam dan Kutai Barat,” tandasnya. (bbm).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.