Exclusive Content:

Dharma Bhakti TMMD Wujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah

Dengan mengusung Dharma Bhakti  TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di...

Wartawan Luak Limopuluah ” Todong” Wahyudi Thamrin Ikuti Konstetasi Pilwako Payakumbuh 2024- 2029

Wartawan Luak Limopuluah pantas acungkan jempol atas kemunculan Wahyudi...

Silent Majority, Dirty Vote & Parodi Politik

Perhelatan politik Pemilu 2024 dengan segala dinamika dan atmosfirnya...
BerandaDAERAHSampaikan Duka Cita, Ketua DPD RI Minta Motif Pemudik Gunakan Sampan Arungi...

Sampaikan Duka Cita, Ketua DPD RI Minta Motif Pemudik Gunakan Sampan Arungi Selat Bali Didalami

Author

Date

Category

 

JAKARTA -Suaraindonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan duka cita kepada pemudik yang menggunakan sampan untuk mengarungi Selat Bali. Dalam perjalanan, seorang pemudik terlempar dan belum ditemukan hingga kini.

Kelima pemudik ini diketahui berangkat dari Bali menuju Banyuwangi, Jawa Timur. LaNyalla meminta pihak terkait mendalami motif para pemudik menggunakan sampan yang keamanannya tidak terjamin.Duka cita

“Pertama, tentu saya sampaikan duka cita yang mendalam atas hal tersebut. Kedua, saya meminta agar motif kelima pemudik tersebut nekat menggunakan sampan mengarungi Selat Bali agar diusut. Apa motif sesungguhnya di balik aksi nekat mereka,” kata LaNyalla, Kamis (5/5/2022).

Baca: Ketua DPD RI Imbau Pemerintah Antisipasi Sanksi Ekonomi Uni Eropa Terhadap Rusia

Senator asal Jawa Timur itu menyayangkan aksi nekat yang dilakukan kelima pemudik tersebut. Menurutnya, aksi nekat tersebut sesungguhnya tak perlu terjadi.Duka cita

Namun, entah apa yang melatarbelakangi aksi nekat mereka, sehingga memilih menggunakan sampan untuk menyebrang ke Banyuwangi daripada menggunakan jasa kapal motor dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.

“Saya kira masalah ini perlu mendapat perhatian serius. Sebab, kita tidak tahu apa motif mereka sehingga nekat menggunakan sampan,” ujarnya.

LaNyalla menilai beberapa kemungkinan aksi nekat mereka tempuh, salah satunya dilatarbelakangi faktor ekonomi. Selain faktor ekonomi, faktor persyaratan menempuh perjalanan juga turut disorot.

“Saya menduga ini bisa saja terjadi karena faktor ekonomi. Tapi bisa juga karena faktor lainnya. Apakah ada kebijakan atau persyaratan yang memberatkan mereka jika menggunakan Kapal Ferry dan lainnya, ini juga yang harus didalami. Ini bukan sekadar kecelakaan semata,” ujar LaNyalla.

Pada saat yang sama, LaNyalla meminta Tim SAR tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak lain, baik dari kalangan nelayan dan juga komunitas lain yang memiiki aktivitas di pesisir pantai terkait pencarian korban agar bisa segera ditemukan.

“Kepada keluarga korban, saya menyampaikan duka cita dan semoga diberikan ketabahan,” harap LaNyalla.

Sebagaimana diketahui, Tim SAR melakukan pencarian di hari ke-7, sejak hilangnya Hermanto 41 tahun warga Ketapang Lampu Desa Pengambengan, Kecamatan Negara Jembrana di perairan Jembrana, Bali. Tim melakukan penyisiran di darat atau di sepanjang pantai Jembrana.

Jaraknya sekurang lebih empat kilometer yang disisir oleh tim. Tim pencarian sendiri terdiri dari pihak SAR pos pencarian dan pertolongan Jembrana, dan TNI AL.(***)

 

*BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI LANYALLA*
www.lanyallacenter.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments