Senator Stefa Menyapa Kelompok Masyarakat Tani

133

 

Tomohon – Suaraindonesia1, Dalam berbagai kesempatan, Anggota Komite II DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan dengan melakukan penanaman dalam upaya ketahanan dan kedaulatan pangan, apalagi menghadapi krisis global.

Kamis (27/10) secara tiba-tiba Senator SBANL alias Stefa sapaan akrab Anggota DPD RI Dapil Sulut menyapa kelompok masyarakat tani di Kelurahan Tara-Tara Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon. Kehadiran tiba-tiba Senator Stefa membuat sejumlah masyarakat tani seperti Winston Suoth, Eliason Suoth, Juda Lonta dan Detty Pongoh kaget disertai rasa salut dan bangga karena seorang pejabat negara boleh berjumpa dan berdiskusi langsung di lahan perkebunan.masyarakat

Senator Stefa mengakui sampai saat ini menjadi permasalahan dan kendala petani untuk meningkatkan produksi pangan dengan keterbatasan dan kelangkaan pupuk. Senator Stefa mengatakan dalam berbagai rapat kerja dengan pihak Kementan RI sering disampaikan akan kebutuhan petani akan pupuk, benih unggul dan alsintan. Keterbatasan dan kelangkaan pupuk menjadi permasalahan secara nasional.

Baca: Dukung Pernyataan Jokowi, Sultan: Sikap Parpol Terkesan Melampaui Konstitusi

Untuk bantuan Alsintan, pihak Kementan RI sudah membatasi dengan mendorong mengajukan dan memanfaatkan fasilitas KUR menuju suatu kemandirian petani. Senator Stefa mengatakan saat ini dan kedepan perlu ada alternatif, seraya diakuinya bahwa saat ini bersama Dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado Dr. Theo Lasut telah, sementara dan akan mencoba pembuatan dan penggunaan Pupuk Organik Cair (POC). POC buat kesuburan tanah, tanaman, anti hama dan merangsang buah lebat masih tahap uji coba untuk tanaman rica.masyarakat

Sementara itu Winston Suoth memberikan apresiasi atas kehadiran Senator Stefa sekaligus berkesempatan berdiskusi sembari memberikan solusi dalam upaya ketahanan dan kedaulatan pangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.