Subsidi Energi Ditambah 127 Persen, Sultan Dorong Pemerintah Reformasi Sistem Distribusi Subsidi

 

Jakarta – Suaraindonesia1, Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin mendorong Pemerintah melakukan reformasi penataan sistem distribusi energi bersubsidi (Gas, listrik dan BBM) secara presisi berbasis digital kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Sultan menyusul adanya wacana Pemerintah yang akan menaikkan seluruh subsidi kompensasi mencapai Rp350 triliun atau 127 persen, di atas subsidi energi yang saat ini telah mencapai Rp154 triliun.Energi

“Jika dilihat secara matematis, usulan anggaran subsidi energi ini sangat fantastis di tengah situasi defisit APBN 2022 yang mencapai 840,2 triliun atau setara 4,5% Produk Domestik Bruto (PDB). Kami tentu tidak keberatan jika pemerintah sudah terlebih dahulu melakukan pembaharuan sistem dan prosedur distribusi energi bersubsidi ini secara presisi dan tepat sasaran”, ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada Sabtu (21/05).

Baca: Presiden Minta Masyarakat Berhemat, Sultan Minta Pemerintah Tunda Bangun IKN

Menurutnya, selama ini subsidi energi selalu disalahgunakan oleh kelompok masyarakat kelas menengah atas. Data kementerian keuangan 2020 justru melaporkan 40 persen penduduk termiskin menikmati 36,4 persen dari budget subsidi. Tetapi 40 persen penduduk terkaya malah menikmati hampir 40 persen dari budget subsidi.

“Subsidi energi tentu sangat dibutuhkan, tapi jika niatnya hanya sekedar berorientasi pada populisme kebijakan politik, subsidi hanya akan menjadi mubazir. Kami berharap maksud baik melindungi daya beli masyarakat dengan subsidi harus dilakukan melalui mekanisme dan proses distribusi yang tidak bias dan presisi dengan pendekatan sistem data dan digital”, tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu.

Selanjutnya, Sultan menerangkan bahwa usulan tambahan subsidi energi pemerintah dinilai cenderung berlebihan. Angka sebesar itu akan sangat membebani APBN, sementara di saat yang sama PT PLN misalnya harus menanggung beban over supplay energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik swasta.

“Tanpa reformasi sistem distribusi subsidi energi yang presisi, tambahan anggaran hanya akan menjadi pemborosan yang potensial disalahgunakan. Kecuali pemerintah bersedia menunda beberapa mega proyek yang menyedot banyak APBN seperti pembangunan IKN”, tutupnya.

Diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, usulan penambahan anggaran subsidi tersebut dilakukan agar harga BBM jenis pertalite, solar, minyak tanah, LPG 3 kg dan tarif listrik tetap terjaga, mengingat pemulihan ekonomi masih dalam tahap awal dan daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya.

Sebagai informasi, pada APBN 2022 nilai subsidi dan juga kompensasi energi dianggarkan sebesar Rp152,5 triliun.

Angka tersebut kemudian ditambah menjadi Rp443,6 triliun guna mengantisipasi tekanan harga dan menjaga harga jual tetap sama seperti saat ini.

Secara terperinci, subsidi BBM dan LPG 3 Kg naik dari Rp77 triliun menjadi Rp149,4 triliun. Kemudian, subsidi listrik naik dari Rp56,5 triliun menjadi Rp59,6 triliun. Selanjutnya, kompensasi BBM untuk pertalite dan solar naik dari 18,5 triliun menjadi Rp426,4 triliun.

Must Read

Related News

Mairizal, SH. Resmi Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Lubuk Kilangan

  Padang, Suaraindonesia1 - Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang Provinsi Sumbar Mairizal, SH secara resmi dilantik oleh Majelis Pimpinan Cabang (MPC)...

Resmikan Gedung Yayasan DHMS Lamongan, LaNyalla Sebut Negara Krisis Akhlak dan Adab

  LAMONGAN - SuaraIndonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan negara kekurangan orang beretika dan bermoral. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya Lembaga...

Diduga Perusahaan Pembakaran Logam Timah Tidak Mengantongi Ijin

  Jakarta, suaraindonesia1 - Tepatnya dijalan rawa kompeni kelurahan kamal kecamatan kalideres diduga ada sebuah perusahan Pembakaran Logam Timah tidak mengantongi perijinan. Saat dikonfirmasi dengan awak...

Dandim 1709/Yawa Sampaikan Selamat Hari Bhayangkara Ke-76 Kepada Kapolres Kepulauan Yapen

  Yapen Waropen-Suaraindonesia1. Id. Dandim 1709/Yawa, Letkol Catur Prasetiyo Nugroho,S.IP.,M.I.P di dampingi Danramil,Perwira staf dan anggota Kodim 1709/Yawa mendatangi Mapolres Kepulauan Yapen untuk memberikan ucapan...

Jembatan Darurat Desa Kilong Putus Diterjang Banjir, Ini Langka Cepat PU-PR Pultab

  Taliabu - Suaraindonesia1, Akses jembatan darurat Desa Kilong yang menghubungkan warga Ibu Kota Taliabu dan Taliabu Barat Laut, Lede, Utara terputus setelah dihantam banjir....

Royke Tangkere: Sosok Milenial Optimis dan Bersahaja.

  Bitung- Suaraindonesia1, sosok milenial dan bersahaja ini, adalah merupakan tokoh muda yang cukup terkenal di kota Bitung (Sulut). Banyak prestasi-presti serta ide-ide cemerlang yang...

Senator Aceh Fadhil: Ganja untuk Keperluan Medis Dimungkinkan..!

  JAKARTA- Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, mengatakan sangat memungkinkan jika di Indonesia melakukan pelegalan ganja untuk medis. Hal ini...

Klarifikasi Lengkap Oknum Anggota Polisi Yang Diduga Ikut Lakukan Pengeroyokan

  Boalemo - Suaraindonesia1, Terkait dengan dugaan pengeroyokan yang menyeret nama Oknum Polisi ZI alias DI bertugas di Polda Gorontalo bersama beberapa warga Desa Rejonegoro...

Aspirasi Masyarakat Pulau Bunaken Diserap Komite II DPD RI

  BUNAKEN — Sulut, Suaraindonesia1, Komite II DPD RI menyerap aspirasi masyarakat Pulau Bunaken terkait masalah kepemilikan hak atas tanah warga. Pertemuan ini dihadiri oleh...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.