Exclusive Content:

PT. DDP Bangun 3 Halte Sekolah di Ipuh 

Perusahaan Perkebunan Sawit PT. Daria Dharma Pratama (PT. DDP)...

Dharma Bhakti TMMD Wujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah

Dengan mengusung Dharma Bhakti  TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di...

Wartawan Luak Limopuluah ” Todong” Wahyudi Thamrin Ikuti Konstetasi Pilwako Payakumbuh 2024- 2029

Wartawan Luak Limopuluah pantas acungkan jempol atas kemunculan Wahyudi...
BerandaDAERAHTiga Inovasi Ini Yang Disampaikan Bupati Mursil Di wilayah Timur.

Tiga Inovasi Ini Yang Disampaikan Bupati Mursil Di wilayah Timur.

Author

Date

Category

 

Suaraindonesia1-Aceh Tamiang – Humas: Kamis, (12/5/22) Dalam rangka mempublikasikan hasil-hasil penelitian, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh bekerja sama dengan Bappeda Aceh Tamiang menggelar Diseminasi Hasil-Hasil inovasi Penelitian Wilayah Timur di aula Bappeda setempat.

Membuka kegiatan diseminasi tersebut, Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, mengatakan ada tiga hal penelitian yang diharapkan menjadi inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan daya saing daerah terhadap daerah lainnya.inovasi

Ketiga penelitian tersebut antara lain: 1. kajian zona agroekologi terhadap potensi komoditi unggulan wilayah Utara – Timur; 2. Analisis peningkatan nilai jual produksi inovasi minyak atsiri dengan standarisasi produk; dan 3. Pengolahan kelor bebas Covid-19 dan stunting tanpa biaya.

Baca: Bupati Aceh Tamiang Sampaikan Pemerintah Pusat Hadir Dalam Penanggulangan Wabah PMK.

“Ketiga hal ini sangat diperlukan sebagai bahan informasi dan menjadi contoh dalah pengembangan pembangunan di Aceh Tamiang agar menjadi lebih baik, maju, dan inovatif” jelas Bupati Mursil.

Mursil juga mengatakan, melalui tiga hal tersebut menjadi salah satu strategi Aceh Tamiang dalam berkontribusi kepada Pemerintah Aceh agar terbebas dari zona kemiskinan.inovasi

“Mari bersama kita lakukan langkah-langkah yang dapat memajukan daerah Aceh”, ucapnya serasa menghimbau.

Tak hanya itu, di hadapan para peserta diseminasi, Mursil juga mengungkapkan bahwa Aceh Tamiang melalui program Kementerian Kelautan dan Perikanan telah berhasil membudidayakan udang vaname dengan hasil panen dalam waktu 3 bulan sebanyak 35 ton.

“Keberhasilan budidaya udang vaname yang mampu tembus kurang lebih Rp. 2 milyar juga sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Mursil.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Aceh yang diwakili Kabid Litbang, Ema Alemia mengatakan, penelitian sangat penting terhadap rencana pembangunan.

“Penelitian memiliki fungsi penting terhadap pembangunan. Pembangunan yang baik harus berdasarkan data dan fakta”, terangnya.

Lebih lagi, diseminasi sebagai tindak lanjut proses penyebaran inovasi yang direncanakan, dikelola dan diarahkan. Dengan adanya diseminasi diharapkan mampu saling bertukar informasi dan hasil penelitian dapat menjadi rekomendasi kepada Perangkat Daerah dalam pengambilan kebijakan perencanaan pembangunan.

“Dengan adanya hasil penelitian, dapat mendukung pelaksanaan pembangunan menjadi lebih baik dan memberikan manfaat masyarakat, antara lain dapat menambah penghasilan masyarakat, memotivasi masyarakat dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan”, pungkas Ema.

Kegiatan Diseminasi hasil penelitian ini diikuti oleh seluruh kepala Bappeda Se- Aceh, Kepala OPD dan Camat dalam Lingkup Aceh Tamiang, perwakilan TP-PKK Aceh Tamiang, Ketua Koperasi Aroma Tamiang Makmur, dan Direktur Utama PTPN 1 Langsa, dengan menghadirkan narasumber dari Banda Aceh.(edi.s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments