Exclusive Content:

Dharma Bhakti TMMD Wujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah

Dengan mengusung Dharma Bhakti  TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di...

Wartawan Luak Limopuluah ” Todong” Wahyudi Thamrin Ikuti Konstetasi Pilwako Payakumbuh 2024- 2029

Wartawan Luak Limopuluah pantas acungkan jempol atas kemunculan Wahyudi...

Silent Majority, Dirty Vote & Parodi Politik

Perhelatan politik Pemilu 2024 dengan segala dinamika dan atmosfirnya...
BerandaNASIONALVarian Deltacron Muncul, Ini Negara Pertama Kali Ditemukan

Varian Deltacron Muncul, Ini Negara Pertama Kali Ditemukan

Author

Date

Category

 

 

Jakarta, Suaraindonesia1 – Siprus menjadi negara pertama yang kali menemukan adanya varian baru Covid-19. Varian ini disebut deltacron, gabungan antara varian delta dan omicron.

Menurut peneliti yang menemukan varian ini, dinamakan deltacron karena secara genetik mirip dengan omicron, sedangkan secara genom lebih mirip delta.Varian

“Kita akan melihat di masa depan apakah strain ini lebih patologis atau lebih menular atau apakah akan menang melawan dua strain dominan, delta dan omicron,” kata Leondios Kostrikis, profesor ilmu biologi di Universitas Siprus, dikutip dari CNBC International, Minggu (9/1/2022).

Baca: Gebyar Vaksin  Sabtu Dan Minggu, 8-9 Januari 2022 Dilaksanakan Di Warakas

 

Hingga saat ini Kostrikis dan timnya telah menemukan 25 kasus deltacron ini di Siprus. Namun namun masih terlalu dini untuk menyebut apakah jumlah kasus ini lebih banyak oleh varian ini atau menyebut jika varian ini lebih berbahaya atau tidak.
Kini para peneliti ini telah mengirimkan data yang mereka miliki ke GISAID, database internasional yang melacak virus.
Munculnya varian deltacron di saat penyebaran omicron sedang tinggi di seluruh dunia. Penyebaran omicron yang memiliki karakteristik sangat cepat ini telah menyebabkan meningkatnya penyebaran kasus baru di banyaj negara di dunia.
Di Indonesia, mengacu pada data Kementerian Kesehatan per Jumat (7/1/2021), telah terdapat 318 kasus akibat varian omicron ini. Sebanyak 295 kasus impor dan 23 kasus transmisi lokal. (Red)

Berita di kutip dari CNBC Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments