Wabup Buka Sosialisasi Pengembangan Tanaman Kakao

129

 

Suaraindonesia1-Aceh Tamiang-Aceh merupakan daerah yang berpotensi menjadi penghasil Kakao, hal itu diungkapkan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, ST saat membuka sosialisasi pengembangan tanaman Kakao di aula Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Seruway pada Senin (06/06/2022).

“Saat ini masyarakat berfikir, jenis perkebunan itu hanya tanaman sawit dan karet. Padahal, Kakao masih menjadi primadona dengan harga yang selalu stabil. Kami ingin masyarakat memiliki alternatif lain dalam berkebun. Harga kakao juga cenderung stabil bahkan mengalami kenaikan,”ungkap Wakil Bupati.tanaman sosialisasi

“Semangat masyarakat untuk menjadi petani kakao terhitung masih rendah untuk mengembangkannya. Mudah – mudahan dengan adanya sosialisasi ini akan meningkatkan motivasi dan dorongan bagi para petani, serta menjadikan Aceh Tamiang menjadi daerah penghasil Kakao, “tegas Tengku Insyafuddin.

Baca: Pengurus MAA Aceh Tamiang Dikukuhkan Pemerintah Daerah

Selanjutnya Kabid Perkebunan Distanbunak Aceh Tamiang, Edwar Fadli Yukti yang menyebutkan jumlah tanaman kakao terus berkurang, baik dari jumlah petani maupun ketersediaan lahan. Ini disebabkan banyaknya komoditi yang dianggap lebih menggiurkan,”terangnya.

“Kami ingin mengidentifikasi kembali lahan dan petani Kako di Aceh Tamiang. Berdasarkan survei, saat ini inventaris lahan kakao di Kecamatan Seruway hanya 5,5 Hektare. Semoga nantinya ada pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman kakao. Kita ingin memunculkan kembali tanaman ini dengan harapan bisa mempengaruhi perubahan ekonomi masyarakat.

“Beberapa waktu lalu, Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berperan sangat penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa negara. Dengan dasar ini, Forum Kakao Aceh (FKA) juga turut ingin membangkitkan kembali dan mengembangkan perkebunan kakao. Ini dibuktikan dengan adanya wacana FKA melakukan sosialisasi kepada para petani se-Aceh yang akan dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang dalam waktu dekat,”tegas Edwar.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh Koordinator BPP Seruway Bambang Sri Sugiantoro, para Penyuluh Pertanian dan staf BPP Seruway, masyarakat, petani tanaman kakao di Kecamatan Seruway.(edi.s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.