Exclusive Content:

Satlantas Polres Pasbar Gelar Razia Pasca Operasi Ketupat 2024

Pasaman Barat - Dalam upaya mengurangi tingkat kecelakaan Lalu...

Wahyudi Thamrin, SH, MH, Tokoh Muda, Pengusaha sukses dan organisatoris Berpeluang Nakhodai Lima Puluh Kota

Pasca berlansungnya agenda Halal Bihalal serta konsolidasi pasca lebaran...

TSY. Djoker Intimidasi Wartawan, Minta Hapus Berita PETI Sianida dan Merkuri di Bukit Hitam 

Temenggung Servarius Yulius Djoker melakukan intimidasi terhadap Wartawan Redaksi...
BerandaDAERAHWabup Suharsi : Penanggulangan Kemiskinan Butuh Komitmen Bersama

Wabup Suharsi : Penanggulangan Kemiskinan Butuh Komitmen Bersama

Author

Date

Category

Suaraindonesia1, Pohuwato – Hadir sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK ) Pohuwato, Wakil Bupati (Wabup) Suharsi Igirisa menyampaikan beberapa usulannya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) penanggulangan kemiskinan se Provinsi Gorontalo.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Grand Quality Hotel, Kota Gorontalo, Jum’at (10/06/2022). Wabup Suharsi menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan rapat koordinasi ini untuk bagaimana mendorong dan mengoptimalisasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) itu bisa tervalidasi dan terupdate.

Wabup
Wabup Suharsi Igirisa, Saat menghadiri Rakorda (Foto: Suaraindonesia1/Hms)

“Kita tarik data DTKS menjadi Gorontalo Satu Data, yang kemudian kita upayakan untuk divalidasi dan diupdate kembali, sehingga kita ketahui peringkat kesejahteraan upaya membangun konsistensi agar supaya tata kelola data semakin baik,” ujar Suharsi.

Menurutnya, menanggulangi kemiskinan bukanlah tugas yang mudah, untuk itu dengan adanya pelaksanaan rakor ini, diharapkan baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota bahkan hingga ke tingkat desa harus bersinergi dalam penanggulangan kemiskinan khususnya dalam hal sinergi program kebijakan.

Wabup
Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa saat foto bersama dalam Rakorda (Foto: Suaraindonesia1/Hms)

“Ini butuh komitmen kita bersama dalam menggunakan satu data yaitu DTKS, dan ini tetap harus divalidasi dan diintegrasikan dengan GSD,” ungkap Suharsi.

Terakhir ia mengatakan bahwa target pemerintah yaitu mengurangi atau menghapuskan kemiskinan ekstrim pada tahun 2024 harus pada posisi nol persen. Maka dari itu, salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan adalah dengan kolaborasi seluruh pihak agar angka kemiskinan yang ada di kabupaten pohuwato itu bisa ditekan.

“Kedepan pemerintah daerah terus menggenjot penurunan kemiskinan di Kabupaten Pohuwato dengan mengintervensi berbagai program layanan bantuan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingganya, untuk percepatan penurunan kemiskinan harus itu digenjot dengan program strategis yang lebih lebih baik nantinya,” pungkas Suharsi. (Abd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments