Exclusive Content:

Deponering: “TERSANGKA” Seumur Hidup?

Ada hal menarik dari proses persidangan sengketa Perselisihan Hasil...

Kapolres Mukomuko Monitoring Pospam dan Posyan Ketupat Nala 2024

Kapolres Mukomuko AKBP Yana Supriatna, S.I.K, M.Si, melakukan monitoring...

Polres Mukomuko Serahkan Zakat Kepada 28 KK

Dalam rangka menjalankan kewajiban umat Islam di Bulan Ramadhan,...
BerandaDAERAHDitolak Puskesmas , Ibu Hamil Melahirkan di Dalam Mobil.

Ditolak Puskesmas , Ibu Hamil Melahirkan di Dalam Mobil.

Author

Date

Category

 

SuaraIndonesia1, Balikpapan, Kaltim – Hari Ibu Tahun ini menajadi hari paling menyedihkan bagi keluarga Saniatun (32) ibu hamil, lantaran jabang bayinya justru lahir di dalam mobil tepat didepan kuburan lantaran ditolak saat hendak bersalin atau melahirkan di Pukesmas.

Kejadian itu viral terjadi di media sosial Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) tentang seorang ibu hamil yang melahirkan di dalam mobil. Lokasi melahirkan pun tepat berada depan kuburan di Kariangau Balikpapan Barat.

Ibu hamil

Ibu hamil ini bernama Saniatun (32) warga RT 14 Kelurahan Karingan Balikpapan Barat yang melahirkan pada Hari Ibu 22 Desember 2021 lalu. “Karena saya tidak mau berdebat panjang, posisi si pasien sudah terus kesakitan, ya sudah lah kita bawa ke RSKD (Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo),” ujar keluarga pasien, Yanto yang ikut mengantarkan ke rumah sakit, Kamis (24/12/2021).

Ibu hamil

Peristiwa viral ini berawal ketika Saniatun mengeluhkan sakit akan melahirkan pada Selasa 21 Desember 2021 pukul 23.30 Wita. Tanpa menunggu lama, dia pun diantar suami dan keluarga menuju Puskesmas Kariangau dengan menumpang mobil pribadi.

Setibanya di Puskesmas Kariangau, pihak keluarga pun langsung menurunkan pasien dan menuju ruang instalasi gawat darurat (IGD). Tetapi sampai di situ, petugas puskesmas meminta mereka membawa Saniatun agar memperoleh penanganan rumah sakit terdekat.

Ibu hamil

Mereka beralasan tidak terdapat dokter jaga untuk persalinan yang bertugas di malam itu. Apalagi prosesi kelahiran Saniatun pun disebutkan masih bukaan empat. Namun baru keluar dari pintu Puskesmas rupaya air ketuban pasien Saniatun pecah.

Baca: Kepala Desa Nekat Bunuh Diri dengan Cara Minum Air Aki!

 

“Petugas membantu mengeluarkan kursi roda unutu Saniatun, tetapi tidak keruang penanganan , justru kursi roda yang dibawa didorong ke mobil saya, lalu menyuruh segera ke RSKD. Katanya ini masih sempat.

Pihak keluarga langsung membawa ibu malang ini menuju Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Tetapi baru saja melintasi pintu puskesmas, mendadak air ketuban Saniatun mendadak pecah hingga mengalir deras.
Keluarga yang panik bertanya ke petugas puskesmas, apakah sempat untuk membawa korban menuju rumah sakit terdekat. Mengingat jaraknya yang lumayan jauh serta kondisi korban yang dalam posisi genting.

Sesekali lagi, pihak puskesmas berkeras agar mereka membawa Saniatun ke rumah sakit. Saya sempat bilang pakai ambulans saja biar cepat tetapi mereka menolak mengantarkan korban mempergunakan mobil ambulans puskesmas.

“Awalnya saya kira mau ditangani melihat pecah ketuban itu, karena didorongkan kursi roda, tapi malah pasien didorong kembali menuju mobil saya. Saya pun sempat bertanya gak pakai ambulans saja kah, katanya gak perlu pakai mobil pribadi saja bisa. Karena saya tidak mau berdebat panjang lagi saya nekat saja,” bebernya.

Kekhawatiran keluarga korban akhirnya terbukti. Tujuh menit keluar dari gerbang puskesmas, Saniatun melahirkan bayi laki-laki, Rabu (22/12/2021) pukul 00.02 Wita. Ibu ini melahirkan di dalam mobil tepat di seberang Kuburan Muslim Kariangau Balikpapan Barat.

Mobil terus melaju menuju Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo. Beruntungnya, ibu dan bayinya selamat setelah memperoleh penanganan. Sementara ini, pihak Dinas Kesehatan Kota Balikpapan langsung memberikan respons.

Kepalanya, Andi Sri Juliarty langsung mengirimkan timnya guna mengevaluasi kinerja Puskesmas Kariangau. “Saya tugaskan tim Dinkes ke Puskesmas Kariangau,” katanya
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga pasien.

Pasca kejadian ini. Setelah kejadian ini tentu pihaknya akan melakukan evaluasi dan memberikan pembinaan kepada petugas pelayanan di puskesmas tersebut. “Atas nama pimpinan, kami mohon maaf atas kejadian ini dan akan melakukan pembinaan kepada tim Puskesmas Kariangau,” pungkasnya. (bbm)*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments