Firman Utina Latih 200 Siswa SSB Gorontalo

164

 

Gorontalo,suaraindonesia1.id – Legenda sepak bola nasional dari Gorontalo, Firman Utina, bersama tim pelatih PSSI, melatih 200 siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) se Provinsi Gorontalo. Pelatihan yang digelar dalam bentuk Festival Grassroot U-12 dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali, di Stadion Merdeka, Kota Gorontalo, Jumat (16/9/2022).

“Gorontalo tidak kekurangan talenta sepak bola, cuma talenta ini belum terkelola dan dibina dengan baik,” kata Menpora Zainudin. Menpora menegaskan, pemerintah daerah harus berkomitmen untuk menggairahkan olahraga khususnya sepak bola di Gorontalo. Oleh karena itu Zainudin meminta agar kegiatan pembinaan atlet usia dini harus rutin dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota.firman Utina

“Kepada anak-anakku, jangan hanya bermimpi menjadi pemain lokal. Kalian harus bermimpi masuk dalam tim elit nasional. Mudah-mudahan akan lahir Firman Utina muda dari Gorontalo,” tutur Menpora.

Baca: Amin Lasena menghadiri rapat Koordinasi Kabupaten Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi Tahun 2022

Sementara itu Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, mengungkapkan dua langkah yang menjadi fokus dalam memajukan olahraga di Gorontalo, yaitu membangun ekosistem dan membuat desain pengembangan olahraga. Menurut Staf Ahli Menpora ini, pembinaan atlet usia dini merupakan upaya untuk membangun ekosistem persepakbolaan Gorontalo.

“Kita serius memajukan sepak bola, bahkan saya sudah minta Asprov PSSI Gorontalo untuk kontinu dan konsisten membina pesepak bola usia dini. Saya yakin pasti bisa, 10-20 tahun ke depan akan ada talenta-talenta muda Gorontalo yang bergabung dengan tim nasional,” kata Hamka.

Hadir pada kegiatan itu Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, bersama Wakil Ketua Umum dan Sekjen PSSI. Hadir pula Asprov PSSI Gorontalo, Lahmudin Hambali, serta unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo.

Pewarta Aditya Pakaya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.